Keji! Begini Penyiksaan yang Diterima Bocah 3 Tahun di KBB Hingga Tewas di Tangan Ibu dan Ayah Tirinya

TB Hadi Komala (25), ayah tiri  Kalvin saat diciduk polisi. (ist)

TB Hadi Komala (25), ayah tiri Kalvin saat diciduk polisi. (ist)

POJOKBANDUNG.com, CIPATAT- Kalvin Alviansyah (3) tewas dengan penuh luka lebam. Bocah malang itu diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan ibu kandung dan ayah tirinya.


Keduanya Ani Cahyani (20) dan TB Hadi Komala (25) telah diamankan Satreskrim Polres Cimahi di tempat persembunyiannya di salah satu vila di kawasan Pacet Cipanas Cianjur, Senin (27/3) pagi.

Bocah malang warga Kampung Pasir Pasirborondong Rt 06/11 Desa Ciptaharja, Cipatat, Kab Bandung Barat itu kali pertama ditemukan tergeletak di ruang tengah rumahnya dengan mengalami luka lebam di sekujur tubuhnya, Sabtu (25/3/2017) dini hari, sebelum akhirnya meninggal dunia di Puskesmas.

Saat dibawa ke puskesmas Kalvin sudah dalam kondisi tak sadarkan diri.

Terkait peristiwa sadis tersebut, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, kedua pelaku berdalih tega melakukan penganiayaan untuk menyembuhkan korban.

“Korban ini sering rewel dan menangis, keduanya menduga korban diteluh ayah kandungnya,” ungkap Yusri via pesan singkat.

Dari hasil pemeriksaan, Yusri menuturkan, korban dipukul ayah tirinya sebanyak tiga kali di bagian dada dan perut. Setelah itu, korban di lempar beberapa kali ke kasur kamar korban.

“Korban juga dimasukkan ke dalam ember berkali-berkali, selama 5 sampai 10 detik dan karena korban terus menangis, korban kemudian ditendang oleh pelaku,” tuturnya.

Tak berhenti sampai disitu saja, penyiksaan yang diterima bocah mungil itu sungguh membuat miris. Kalvin kemudian kembali dipukul di bagian dada dan perut hingga kepalanya terbentur dan korban tak sadarkan diri.

Dari pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah alat bukti seperti satu ember yang di gunakan pelaku untuk menyiksa korban, 1 unit motor, dan satu sandal yang juga digunakan untuk memukul korban.

Saat ini, untuk mempertangungjawabkan perbuatannya itu, pasangan suami istri tersebut ditahan di Polsek Cipatat, Polres Cimahi. Keduanya dikenakan pasal 80 ayat 3 dan 4 Undang-undang Perlindungan Anak No 35/2014, dengan ancaman pidana 15 tahun penjara. (bie)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …