Satgas Saber Pungli Jabar Bermarkas di Gedung Sate

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat di sekretariat Satgas Saber Pungli Jabar di Gedung B lantai 2 Gedung Sate, Bandung.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat di sekretariat Satgas Saber Pungli Jabar di Gedung B lantai 2 Gedung Sate, Bandung.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Jawa Barat kini memiliki kantor sekretariat di Gedung B lantai 2 Gedung Sate Bandung.


Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) meresmikan langsung kantor sekretariat Saber Pungli Jabar tersebut.

“Alhamdulillah hari ini kita resmikan kantor sekretariat Saber Pungli. Kantornya cukup representatif untuk pertemuan-pertemuan terkait hasil tindakan Pungli di lapangan,”  ungkap Aher usai peresmian, Senin (27/03/2017).

Kantor sekretariat Saber Pungli Jabar memiliki beberapa ruangan seperti ruang Pokja pencegahan, Pokja yustisi, Pokja penindakan, Pokja intelejen dan posko Satgas.

“Kita serius ingin menghilangkan Pungli di Jabar di semua lini karena pungli lah yang membuat masyarakat tidak nyaman,” ujar Aher.

Setelah dibentuk November 2016, Aher meyakini Satgas ini mampu untuk semakin mendorong komitmen dalam memberantas pungli, khususnya di lingkungan aparatur negara sehingga prinsip good governance, clean governance betul-betul dapat diwujudkan.

“Sudah sekian bulan lalu kita lantik Saber Pungli Jabar dan sudah bekerja, sudah ada tindakan di lapangan, yang jelas kita serius ingin menghilangkan Pungli di Jabar,” ungkap Aher.

Selain itu, Jabar juga telah meluncurkan sejumlah program inovasi yang ditujukan untuk memberantas pungli. Dari beberapa program tersebut bahkan tahun 2016 lalu telah ditetapkan sebagai “pilot project” pencegahan korupsi dan pungli untuk 17 Provinsi di Indonesia oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Inovasi tersebut yaitu e-samsat, cara mudah bayar pajak pada sektor pendapatan. Sistem manajemen Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) pada sektor tunjangan pegawai dan inovasi pelayanan terpadu satu pintu untuk sektor perizinan.

“Kita ingin menampilkan layanan publik kepada masyarakat yang cepat dan bebas pungli,” tuturnya.

Bahkan, pada tahun 2010 lalu, KPK menetapkan Provinsi Jawa Barat sebagai salah satu dari lima Provinsi di Indonesia yang tingkat Punglinya paling minim. “KPK 2010 lalu pernah merilis lima Provinsi di Indonesia yang tingkat punglinya paling minim salah satunya adalah Jabar, mudah-mudahan makin lama makin hilang,” kata Aher. (*)

Loading...

loading...

Feeds

DWP Jabar Gelar Pelatihan Budi Daya Tanaman Hias

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana …

Petugas Temukan Kompor Listrik di Lapas Banceuy

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banceuy melakukan razia terhadap warga binaannya untuk menyikapi kejadian kejadian di masyarakat, …

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …