TEGAS! Superman Is Dead Tolak Permintaan Jokowi, “Saya Bukan Musisi Istana”

POJOKBANDUNG.COM- GRUP Band Rock Ternama, Superman Is Dead (SID) secara mengejutkan menolak tawaran dari Presiden Joko Widodo untuk menggunakan lagu dan cuplikan videonya dalam program Jokowi Menjawab (#Jokowimenjawab) pada Februari 2017 lalu.


Penolakan itu disinyalir kuat sebagai dukungan terhadap petani Kendeng yang melakukan aksi pengecoran kaki sebagai bentuk penolakan terhadap pembangunan pabrik semen di Rembang, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Salah satu Drummer SID memberikan pernyataan penolakan itu melalui akun facebook resminya dengan tagar #kendengberduka.

Jerinx menulis, “Hampir saja jadi miliuner. Kid you not. We (SID) just said NO to the (team of) President of Indonesia. They sent us a request to use the song (which I wrote) ‘Jadilah Legenda’ for their campaign. It was a really good offer that could bring us lots of fortune. But humanity comes first. Unless there”s justice for the Kendeng revolution, we will not associate our band and our songs with the President.”.

“Kami (SID) hanya mengatakan tidak kepada (tim) Presiden Indonesia. Mereka mengirimkan permintaan untuk menggunakan lagu (yang saya tulis) ‘Jadilah Legenda’ untuk kampanye mereka. Itu adalah tawaran yang sangat baik yang bisa membawa kita banyak keberuntungan. Tapi kemanusiaan yang lebih dulu. Kecuali ada  keadilan bagi revolusi Kendeng, kami tidak akan mengaitkan band kami dan lagu-lagu kami dengan Presiden.”

Melalui wawancara lewat aplikasi pesan yang dilansir rollingstone.co.id, Jerinx menceritakan kalau tanggal 22 Maret, Superman is Dead menerima SMS dari tim media sosial Presiden Joko Widodo. Isinya adalah permintaan izin untuk memakai lagu

“Jadilah Legenda”  beserta beberapa bagian video musik lagu tersebut sebagai soundtrack untuk program #JokowiMenjawab.

Loading...

loading...

Feeds