Intelektualitas Modal Dasar Kreativitas Produk Kerajinan

Ketua Dekranasda Jabar Netty Heryawan saat memberikan sambutan dalam pelantikan Istri Bupati Kuningan, Ika Acep Purnama sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Kuningan sisa masa jabatan periode 2013 – 2018.

Ketua Dekranasda Jabar Netty Heryawan saat memberikan sambutan dalam pelantikan Istri Bupati Kuningan, Ika Acep Purnama sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Kuningan sisa masa jabatan periode 2013 – 2018.

POJOKBANDUNG.com, KUNINGAN – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan melantik Istri Bupati Kuningan, Ika Acep Purnama sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Kuningan sisa masa jabatan periode 2013 – 2018.


Netty mengutip buku dari John Howkins, How People Made Money From Ideas, saat ini perekonomian bangsa-bangsa di dunia mengalami pergerakan yang luar biasa. Dulu orang bergegas menggarap lahan pertanian lalu ke sektor industri, maju lagi ke informasi dan sekarang ditengarai oleh based knowledge economy salah satunya yang dikembangkan yaitu Industri Kreatif.

Sehingga, Netty menyampaikan catatan dari Kementerian Perindustrian dan Kementerian Koperasi ternyata yang namanya Industri Kerajinan yang dibungkus oleh Industri Kreatif berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan. Industri Kerajinan menjadi soko guru perekonomian bangsa yang seharusnya ditunjang oleh modal Intelektualitas.

“Boleh jadi disini ada kerajinan kayu dan di daerah lain juga sama, maka bagaimana kayu ini dapat berbeda satu sama lain. Oleh karena itu melalui akal budi dan kreatifitas kayu ini menjadi pembeda yang dilekatkan unsur seni dan budaya,” papar Netty pada Pelantikan Ketua Dekranasda Kabupaten Kuningan di Pendopo Kabupaten Kuningan, Jumat (24/3/17).

Dalam hal ini bagi Dekranasda Kabupaten Kuningan, tutur Netty, bagaimana seorang istri bupati blusukan ke berbagai kecamatan mengidentifikasi dan memetakan potensi lokal yang dapat diadvokasi. Selanjutnya berikan pelatihan yang melibatkan praktisi dan akademisi agar memiliki kualitas yang tinggi. Lalu bantuan akses permodalan, seperti yang pernah dikatakan Gubernur ada program KCR (Kredit Cinta Rakyat) di Bank BJB.

“Terakhir sarana promosi melalui strategi untuk dikenal luas. Walaupun masih memerlukan display dalam setiap pameran tapi tidak ada salahnya untuk menggunakan teknologi dalam promosikan produk unggulan kita,” pungkasnya.

Loading...

loading...

Feeds

DPRD Jabar Imbau Ponpes Taati Prokes

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar M. Sidkon Djampi mengimbau para santri dan pengajarnya taati protokol kesehatan Covid-19. …

Kenaikan Sanksi Prokes Terbentur Pergub

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penerapan kenaikan sanksi denda untuk pelanggaran protokol kesehatan (prokes) sulit dilakukan. Musababnya, realisasi sanksi tersebut harus melakukan …