Dikira Boneka, Ternyata Orok Mengapung di Sungai Cimahi

Petugas Inafis Polres Cimahi saat membawa mayat bayi dari lokasi ditemukannya di Kampung Sukasenang Kelurahan Cigugur, CImahi. (Gatot Pudji)

Petugas Inafis Polres Cimahi saat membawa mayat bayi dari lokasi ditemukannya di Kampung Sukasenang Kelurahan Cigugur, CImahi. (Gatot Pudji)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Penemuan jasad bayi kembali menggegerkan warga Cimahi, Kamis (23/3/2017).


Bayi berjenis kelamin laki-laki yang diperkirakan baru lahir ditemukan tersangkut di pinggiran aliran Sungai Cimahi dengan luka di bagian kepalanya dan tali pusar yang masih menempel.

BACA JUGA:

Bungkusan Berisi Jasad Bayi Hebohkan Pengguna Jalan Tol Baros Cimahi

Dililit Utang, Mantan Kepala Desa Jadi Maling

Diduga luka tersebut akibat benturan saat terbawa arus sungai. Awalnya jasad bayi malang itu, ditemukan seorang warga yang hendak mencari rongsokan di pinggiran sungai di Kampung Suka Senang Kelurahan Cigugur RT 04/09 Kecamatan Cimahi Tengah pukul 9.30 WIB.

Ningsih (53) yang saat itu melihat bungkusan warna putih menyangka bungkusan itu sebuah boneka. Karena bungkusan itu berada di seberang sungai, Ia pun mencari kayu untuk mengambil bungkusan tersebut.

Setelah diraihnya bungkusan itu, ternyata didalam kantong plastik tersebut bukanlah sebuah boneka, melainkan sesosok mayat bayi laki-laki yang sudah terbujur kaku dan sekujur tubuhnya sudah membengkak.

“Saya kira boneka,” ujar Ningsih, di lokasi kejadian.

Ia pun lantas melaporkan penemuannya itu ke pihak RT setempat untuk segera ditindaklanjuti. “Padahal kemarin (hari sebelumnya) pas saya ke sungai enggak ada. Tapi pas tadi pagi tahu-tahunada jasad bayi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua RT 04, Pupu mengatakan, jasad bayi tersebut kemungkinan terbawa karena hujan deras. Bayi tersebut terbawa dari hulu sungai Cimahi. “Khusus di RT 4 sendiri kemungkinan bukan warga kami yang membuangnya. Kejadian ini baru pertama kali,” tuturnya.

Kapolsek Cimahi Kompol Asep Nandang mengatakan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara, bayi tersebut tidak memiliki tanda-tanda kekerasan. Sementara luka-luka yang terdapat pada bayi saat ditemukan diduga akibat benturan batu ataupun patahan ranting pohon di sungai.

“Dugaan sementara bayi itu dikeluarkan dari rahim ibunya secara paksa kemudian dibuang ke sungai.‎ Sekarang jasad bayi sudah di bawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) untuk di otopsi,” kata Asep saat dihubungi.

Dengan adanya peristiwa ini, pihak kepolisian setempat melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang tega membuang bayi tersebut. (gat)

 

Loading...

loading...

Feeds

Belajar Madu di Kedai Lebah

POJOKBANDUNG.com, RANCABALI – Tak hanya menyiapkan sajian madu asli, Kedai Lebah di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali Kabupaten Bandung juga memberikan edukasi …

DPRD Jabar Imbau Ponpes Taati Prokes

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar M. Sidkon Djampi mengimbau para santri dan pengajarnya taati protokol kesehatan Covid-19. …