Danone Giat Kembangkan Produk, Berdayakan Masyarakat

Direktur Komunikasi Danone Indonesia Arif Mujahidin (tengah) memberi paparan saat Media Gathering Danone Indonesia di Bandung, Senin (20/3).

Direktur Komunikasi Danone Indonesia Arif Mujahidin (tengah) memberi paparan saat Media Gathering Danone Indonesia di Bandung, Senin (20/3).

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Kepedulian terhadap kemajuan gizi, kesehatan dan lingkungan di Indonesia telah menjadi fokus produsen makanan dan minuman terkenal di tanah air ini. Ya, Danone Indonesia yang menaungi beragam produk, seperti air mineral dalam kemasan Aqua, Sarihusada, Nutricia giat dengan beragam riset serta pengembangan produk gizi untuk kesehatan anak dan ibu.
Direktur Komunikasi Danone Indonesia, Arif Mujahidin menyatakan, kegiatan riset dan pengembangan produk tersebut, semata-mata untuk menjaga kualitas dan memberi kepercayaan kepada konsumen terhadap produk Danone.

“Kami melaksanakan banyak riset di berbagai bidang. Saat ini konsumen telah cerdas menilai sebuah produk. Mereka tidak hanya melihat barang atau produknya, melainkan kredibilitas perusahaannya di mata publik juga menjadi penilaian,” ujar Arif kepada wartawan pada acara Media Gathering Danone Indonesia di Bandung, Senin (20/3).
Sebab itu menurut Arif, konsumen saat ini enggan memakai produk dari perusahaan yang lalai terhadap lingkungan maupun sosial. Arif menyebut tahun 2017 ini, banyak sekali kegiatan yang akan dilakukan perusahaan yang berpusat di Paris ini, khususnya di bidang pelestarian lingkungan.
“Untuk mewujudkan rencana itu, Danone Indonesia bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi salah satunya Universitas Gajah Mada untuk melakukan riset tentang kualitas air sungai,” paparnya..
Arif menambahkan, konsep program CSR Danone sangat luas mulai pengembangan produk sampai pemberdayaan masyarakat.

“Ada kegiatan di seputar pabrik kita yang berjumlah 24 pabrik. Untuk dana sosial, kita punya unsur pendidikan, ada juga untuk ibu dan anak melalui produk kesehatan kita, Nutricia. Jadi kalau ditanya jumlah dana CSR, tidak lah etis untuk disebutkan,” jelas Arief.

Selain itu, lanjut Arif, perusahaannya juga berkomitemen agar dana CSR bisa diterima dan dinikmati oleh masyarakat.

“Ada juga program PAUD 1.000 anak bangsa, yaitu kita merevitalisasi 21 PAUD yang tersebar di Jakarta dan Jawa Tengah. Program ini telah berjalan sejak 2009 hingga 2015. 960 ribu penerima manfaat merupakan ibu dan anak,” imbuhnya.

Terkait persaingan di bisnis air mineral dalam kemasan (AMDK), Arif optimistis, dengan menjaga kualitas, maka konsumen akan tetap loyal.

“Ada sekitar 2.000 pemain di AMDK. Kita melakukan yang terbaik untuk konsumen, sehingga konsumen bisa loyal. Kualitas terjaga dan kepercayaan konsumen juga terjaga. Namun mengembangkan brand ini tidak mudah, perlu usaha dan kerja keras. Memang banyak merek yang baru hadir, tapi tidak lama tenggelam,” tandasnya. (*/nto)

Loading...

loading...

Feeds