Cupumanik, Bermusik di Atas Selogan Bung Karno

Vokalis band Cupumanik, Chandra Hermawan Johan alias Che

Vokalis band Cupumanik, Chandra Hermawan Johan alias Che

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kemerdekaan aspek penting dalam bermusik. Konsep ini pula yang dijunjung tinggi vokalis Cupumanik, Chandra Hermawan Johan.


Pria yang akrab disapa “Che” itu memaknai kemerdekan bermusik sebagai bentuk kebebasan dalam segala hal.

Pandangan itu melekat pada bandnya, Cupumanik, band Bandung yang terdiri dari Che, Iyak (bass), Rama (gitar), Eski (gitar) dan Dony (drum).

Cupumnik

Cupumnik

Hingga band yang berdiri pada 1996 ini mampu memberikan warna baru bagi perkembangan musik khususnya di Bandung.

Mengusung genre Grunge, Cupumanik mewarnai dunia musik dengan gaya indie alias di luar jalur mainstream.

Dalam bermusik, Che dan Cupumanik berusaha berdikari, meminjam istilah yang selalu disuarkan Ploklamator RI, Soekarno, yang artinya berdiri di atas kaki sendiri. Atau, do it yourself, kata aktivis Punk.

Menurut Che, kemandirian syarat untuk mencapai kemerdekaan. Syarat ini harus selalu dijaga dalam bermusik, berusaha otonom tanpa tunduk pada konglomerasi atau tergantung pada perusahaan rekaman,

“Kemerdekaan bermusik harus bisa diraih dengan terus berkarya tanpa henti,” tandas pria kelahiran Garut 30 Juni 1977 ini.

Baginya dan bagi personel band Cupumanik lainnya, musik juga jalan menuju kemerdekaan. Pesan itu misalnya tercermin dari lagu “Grunge Harga Mati”.

(cr2)

 

 

 

 

Loading...

loading...

Feeds

BMKG Bakal Pantau Hilal 1 Syawal 1442 H

BMKG Bakal Pantau Hilal 1 Syawal 1442 H

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – BMKG Stasiun Bandung turut melakukan pemantauan hilal atau rukyat hilal 1 Syawal 1442 H untuk penetapan Idul …