Asep Sukses Bertani Cabai, Sempat Terlilit Utang ke Rentenir

Asep Eko DS saat melakukan panen cabai di kebun miliknya. Foto: Arjoni/Radar Sampit/JPNN

Asep Eko DS saat melakukan panen cabai di kebun miliknya. Foto: Arjoni/Radar Sampit/JPNN

POJOKBANDUNG.com – Asep Eko DS aktivis kampus di masa kuliah. Setelah lulus, aktif di partai politik. Tak terbayangkan, akhirnya dia menggeluti pertanian, khususnya bertani cabai.


Asep tinggal di Jalan Garuda I Kompleks Trans Migrasi Km 38 Tjilik Riwut Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Didampingi istrinya, dia mulai cerita tentang awal mula memutuskan untuk bertani cabai pada 2010.

Mulanya, yang bertani adalah sang istri, Meri Susanti. Waktu itu Meri Susanti kersikukuh bertani, juga mendesak suaminya menyiapkan polybag untuk ditanami cabai.

Namun Asep tak mendengar. Ia lebih mengutamakan pekerjaanya sebagai staf dewan dan asyik dengan berbagai organisasi di Palangka Raya.

Meri tak berputus asa. Ia menanam sendiri cabainya. Kendati demikian ia meminta suami mencangkul untuk bertanama cabai.

“Saking jengkelnya dulu itu, kalau Papah Lila (Asep, Red) mau berangkat saya minta agar mencangkul dulu. Kalau tidak, dia tidak boleh pergi,” ucap Meri Susanti, kepada Radar Sampit (Jawa Pos Grup) Kamis (2/3/2017). “Jadi sebelum berangkat dia mulai mencangkul lahan untuk tanam cabai.”

Saat itu kondisi keuangan makin sulit, apalagi orangtua Asep sedang sakit, memerlukan biaya pengobatan. Sementara Asep anak satu-satunya yang menjadi tumpuan keluarga. Gajinya sebagai staf dewan tidak mencukupi.

Asep memutuskan untuk menjadi petugas pendamping desa, namun itu pun masih tidak menutupi kebutuhan keluarga. Asep banyak ngutang sana-sini sampai tak berani pulang ke rumah.

“Pernah Papah Lila gak berani pulang ke rumah dan takut setiap ada telepon, sebab ditagih utang yang sudah menunggak tujuh bulan,” ujarnya.

Tahun 2016 Asep memutuskan untuk berhenti kerja sebagai pendamping desa dan tidak terlibat dalam oragnaisasi apa pun, baik organisasi pemuda maupun parpol.

Aktivis NU ini kemudian menerima dorongan dari sang istri untuk fokus bertani cabai, dibantu istrinya yang merupakan lulusan Fakultas Pertanian.

“Modal pertama adalah mental. Mental harus kuat untuk bertani ini, karena banyak yang mengganggap pekerjaan bertani kotor dan pekerjaan rendahan,” kata Asep.

“Banyak yang mencibir ketika saya memutuskan menghentikan semua kegiatan di organisasi untuk memulai bertani. Ada yang bilang percuma orangtua menguliahkan tinggi-tinggi kalau ujung-ujungnya bertani,” ungkapnya.

Asep harus mengeluarkan modal cukup besar, yakni Rp 75 juta untuk bertani di lahan 2 hektare. Asep dan istrinya pun kembali ngutang ke bank hingga rentenir.

“Awalnya utang sana sini untuk modal, gadaikan surat tanah dan sebagainya. Pernah menghubungi rekan-rekan anggota dewan tempat saya bekerja dulu, tetapi mereka tidak merespons. Akhirnya dengan sangat terpaksa kami pinjam kepada rentenir, karena sudah berusaha tapi tak ada yang mau meminjamkan dana,” ujarnya.

Setelah melalui jerih payah, pertanian cabai Asep dan istrinya terbilang sukses. Semua bibit yang disemai dan ditanam tumbuh dengan baik dan subur. Semua utang pun lunas. Berkat cabai. (imn/*/vin/jpnn/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

DWP Jabar Gelar Pelatihan Budi Daya Tanaman Hias

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana …

Petugas Temukan Kompor Listrik di Lapas Banceuy

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banceuy melakukan razia terhadap warga binaannya untuk menyikapi kejadian kejadian di masyarakat, …

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …