Tiga Ulama Ini Berkesempatan Bicara pada Raja Salman….

Sejumlah ulama dan tokoh usai bertemu Raja Salman di Istana Negara. Di antaranya Din Syamsuddin, Ustad Yusuf Mansur, KH Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Ponpes Moderen Gontor), dan Hidayat Nur Wahid. Foto: M. Fathra Nazrul Islam/JPNN

Sejumlah ulama dan tokoh usai bertemu Raja Salman di Istana Negara. Di antaranya Din Syamsuddin, Ustad Yusuf Mansur, KH Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Ponpes Moderen Gontor), dan Hidayat Nur Wahid. Foto: M. Fathra Nazrul Islam/JPNN

 


POJOKBANDUNG.com – Ada tiga ulama perwakilan ormas Islam di Indonesia yang mendapat kesempatan menanggapi langsung kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud di Istana Negara, Kamis (2/3/2017).

Raja Arab Saudi itu bertemu para ulama usai salat tahyatul masjid di Masjid Istiqlal bersama Presiden Joko Widodo. Presiden kemudian memoderatori pertemuan dengan para ulama.

Hanya saja, dialog itu berlangsung singkat. “Memang waktunya sangat terbatas, sehingga Pak Presiden yang memimpin pertemuan itu membatasi hanya tiga orang saja yang dimungkinkan untuk menyampaikan tanggapan,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, di Istana Negara.

Ketiga ulama yang menyampaikan tanggapan yaitu Ketua Umum MUI sekaligus mewakil Nahdlatul Ulama KH Ma’ruf Amin, kemudian Yunahar Ilyas mewakili Muhammadiyah dan ketiga adalah Habib Muhammad Luthfi bin Yahya selaku Ketua MUI Jawa Tengah.

Selain menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Raja Salman, kata Lukman, para ulama dan tokoh mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan perhatian yang diberikan Pemerinah Saudi Arabia kepada Indonesia.

Kemudian mereka menyampaikan harapan agar hubungan yang terjalin bisa lebih dikuatkan. Tak lupa, disinggung berbagai persoalan haji agar bisa ditingkatkan kualitasnya.

“Mudah-mudahan Indonesia masih bisa mendapatkan tambahan kuota, mengingat animo yang begitu besar masyarakat berhaji,” kata Lukman.

Harapan itu menurut Lukman, tidak ditanggapi khusus oleh Raja Salman dalam bentuk dialog. Hanya di awal pembicaraan itu, raja kelahiran 1935 tersebut merasa senang bisa bersilaturahmi dengan ulama dan tokoh Indonesia.

“Pada intinya tadi beliau menyampaikan sangat senang bertemu tokoh Islam, dan akan mendengarkan masukan dari apa yang akan disampaikan dan itu akan menjadi perhatian beliau,” tambah Lukman.(imn/fat/jpnn/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds