Hari Ini Tarif Listrik 900 VA Naik Lagi 30 Persen

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com– Warga yang masih menggunakan listrik 900 VA harus menyiapkan dana lebih untuk membayar tarif dasar listrik (TDL) bulan depan. Sebab, hari ini (1/3) sudah masuk tahap kedua pencabutan subsidi untuk 18,8 juta pelanggan PLN. Tarif Rp 791 per kWh yang berlaku saat ini akan naik menjadi Rp 1.034 per kWh.


Dirjen Ketenagalistrikan Jarman mengatakan, sesuai Permen 28/2016 tentang Tenaga Listrik yang Disediakan PLN, proses kenaikan masuk tahap kedua. Kenaikannya sama dengan Januari lalu, yakni 30 persen.

Tarif baru itu berlaku hingga dua bulan ke depan atau Mei. Pada Mei sampai Juni, TDL untuk tegangan 900 VA naik lagi menjadi Rp 1.352 per kWh. Lalu, mulai Juli 2017, tarif jutaan pelanggan 900 VA akan mengikuti mekanisme tariff adjustment 12 golongan.

Kepala Satuan Komunikasi Korporat I Made Suprateka menambahkan, jadwal tahap kedua pencabutan subsidi 900 VA sudah ditetapkan pemerintah. Termasuk tahap ketiga, sampai pelanggan yang dianggap mampu mengikuti tarif nonsubsidi yang naik turun. PLN, kata dia, tinggal melaksanakan aturan itu.

Adanya penyesuaian tarif pelanggan 900 VA tersebut berdampak pada penentuan TDL 12 golongan nonsubsidi. Jika sebelumnya tiap bulan ada penyesuaian tarif baru, kali ini tidak. ’’Dari permen itu, tarif baru berlaku tiap tiga bulan,’’ katanya.

Itu artinya, rumah tangga tegangan 1.300 VA, 2.200 VA, sampai pelanggan bisnis tidak perlu terlalu sering mengkhawatirkan perubahan tarif. Menurut dia, pencabutan subsidi yang berdampak pada naiknya tarif kWh berjalan lancar. Tidak ada evaluasi dari tahap pertama yang menjadi catatan khusus.

Memang, ada beberapa masyarakat yang teriak karena harus membayar TDL 900 VA lebih mahal. Tetapi, sesuai aturan yang ada, prosesnya disampaikan ke Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Nanti ada verifikasi lagi apakah klaim yang disampaikan warga itu benar. Jika benar berhak menerima subsidi, tarif yang harus dibayar kembali turun. Warga yang hendak pasang baru dan ingin mendapatkan tarif subsidi juga bisa melapor untuk dikaji kelayakannya.

Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegoro mengungkapkan, kenaikan tarif listrik 900 VA merupakan mekanisme penyesuaian yang ditempuh pemerintah. Dampak kenaikan tersebut sebetulnya tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan dampak kenaikan harga BBM.

Loading...

loading...

Feeds

Belajar Madu di Kedai Lebah

POJOKBANDUNG.com, RANCABALI – Tak hanya menyiapkan sajian madu asli, Kedai Lebah di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali Kabupaten Bandung juga memberikan edukasi …

DPRD Jabar Imbau Ponpes Taati Prokes

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar M. Sidkon Djampi mengimbau para santri dan pengajarnya taati protokol kesehatan Covid-19. …

Kenaikan Sanksi Prokes Terbentur Pergub

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penerapan kenaikan sanksi denda untuk pelanggaran protokol kesehatan (prokes) sulit dilakukan. Musababnya, realisasi sanksi tersebut harus melakukan …