Jajaran Direksi PDAM Kota Bandung Sambangi Warga

PDAM Tirtawening Kota Bandung

PDAM Tirtawening Kota Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Banyaknya permohonan pemasangan saluran baru memaksa Jajaran Direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung untuk menyambangi warga RW 12, Kelurahan Cisaranten, Kecamatan, Arcamanik.


“Kami datang ke sini, karena banyak permintaan warga untuk pemasangan jaringan baru,” ujar Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirtawening, Sony Salimi, kepada wartawan, Selasa (28/2).

Menanggapi keluhan ini, direksi PDAM meninjau langsung ke lapangan, bagaimana kondisi sumber air di kawasan tersebut.

“Setelah kami melihat langsung ke lapangan, ternyata ada sumber air di sini, yaitu Sungai Cipamokolan,” kata Sonny.

Selain Sungai Cipamokolan, sumber air juga bisa menggunakan sumur artesis.

“Bergantung, kebutuhan dan kemampuan sumber mata air tersebut,” tambahnya.

Jika melihat kondisi Sungai Cipamokolan, lanjut Sonny, memungkinkan untuk menghasilkan debit air 20 liter per detik.

“Ini bisa melayani sekitar 1.500-2 ribu pelanggan,” kata Sonny.

Namun, untuk menggunakan air Sungai Cipamokolan, dibutuhkan instalasi pengolahan air, yang untuk pembangunannya, dibutuhkan dana Rp6-Rp7 miliar.

“Tapi biaya untuk sambungan perpipaan, kami belum bisa hitung, karena belum menghitung jumlah area yang harus dilayani,” terangnya.

Untuk penggunaan air dari Sungai Cipamokolan, diperlukan izin dari BBWS. Sementara untuk sumur artesis, harus ada izin dari pemerintah yang diajukan warga sekitar.

“Jadi memang harus ada partisipasi dari warga untuk mewujudkan sambungan air PDAM ini,” terangnya.

Bersama warga, PDAM juga akan bersama-sama menghitung tarif yang masuk akal untuk penggunaan air per meter kubik.

“Agar tidak ada buruk sangka dari warga kepada kami. Karena sebenarnya, walaupun penggunaan air itu gratis, tapi untuk pengolahan dan pemeliharaan harus ada biaya,” paparnya.

Sementara, Ketua RW 12 Jalan Parakan Mas, Kelurahan Cisaranten, Kecamatan Arcamanik Bambang Saputra, mengatakan, warga membutuhkan air PDAM karena kondisi air tanah di sana jelek.

“Air di sini kuning. Jadi tidak bisa dikonsumsi, hanya bisa digunakan untuk mencuci,” katanya.

Karenanya, lanjut Bambang, warga sangat berharap bisa mendapat suplai air bersih dari PDAM, sehingga, kebutuhan air bersih bisa terpenuhi. ‎(mur)

Loading...

loading...

Feeds

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …