Waduh, Lima Media Besar Ini Dimusuhi Donald Trump

Donald Trump saat disumpah menjadi presiden AS. (AFP)

Donald Trump saat disumpah menjadi presiden AS. (AFP)

POJOKBANDUNG.com – Kebijakan Presiden Donald Trump, kembali menuai sorotan. Presiden pengganti Barack Obama ini menunjukkan sikap permusuhannya pada media.


Jumat waktu setempat (24/2/2017), White House Press Secretary and Communications Director, Sean Spicer, menolak sedikitnya lima media dalam briefing informal harian Gedung Putih.

Reporter yang ditolak itu dari CNN, New York Times, Politico, Los Angeles Times, dan BuzzFeed.

Tak biasanya, briefing itu digelar tertutup dan tanpa kamera. Tak ada siaran langsung seperti biasanya. ”Kami tidak perlu setiap hari melakukannya di depan kamera, kan?” tukas Spicer.

Spicer juga memindahkan lokasi brifing harian ke ruangan yang lebih kecil, yaitu ruang kerjanya. Hanya ada sebelas media yang boleh masuk. Di antaranya, Reuters, Bloomberg, dan CBS.

Awalnya, Associated Press dan Time juga masuk ke ruangan. Namun, begitu mendengar bahwa beberapa media dilarang masuk, reporter dua media besar itu langsung meninggalkan ruangan.

”Sepanjang meliput di Gedung Putih, tak pernah ada yang seperti ini,” ujar Dean Baquet, direktur eksekutif New York Times.

Lewat pernyataan tertulis, dia memprotes kebijakan Spicer tersebut. Baquet menegaskan, pemerintahan yang transparan dan akses bebas media merupakan landasan krusial bagi kemajuan bangsa.

Protes juga dilayangkan White House Correspondents Association (WHCA). Jeff Mason, presiden asosiasi itu yang juga juru warta Reuters, mengecam aksi pilih kasih Spicer.

“WHCA memprotes cara Gedung Putih memperlakukan media dalam brifing hari ini,” ucap Mason.

Namun, Spicer membela keputusannya. Dia berdalih, Gedung Putih berhak melindungi diri dari media yang tidak bersahabat.

“Ini sesuatu yang tak bisa ditoleransi dari Gedung Putih dan pemerintahan Trump. Begini rupanya cara mereka membalas laporan-laporan kami yang sesuai fakta, tapi tidak sesuai harapan mereka. Kami akan tetap melaporkannya sesuai fakta,” tegas CNN lewat Twitter. (imn/reuters/jpnn/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Rina Gunawan Meninggal Dunia

Rina Gunawan, istri dari Teddy Syach dikabarkan meninggal dunia pada hari ini Selasa (2/3). Kabar duka tersebut dibenarkan sang manajer.

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …