Perempuan-Perempuan Sukses, Gila Kerja dan Kesepian, Pelampiasannya…

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com- Budaya kerja keras yang berbanding lurus dengan penghasilan tinggi di Jepang menghasilkan deretan panjang perempuan karir berkantong tebal. Karena kesibukan, mereka tidak punya waktu bersosialisasi. Jangankan berpacaran, sekadar ngerumpi sambil minum kopi bareng teman saja tidak sempat. Padahal, beban kerja yang tinggi membuat mereka butuh seseorang untuk melampiaskan emosi.


”Saya sedang ingin merasa berbunga-bunga,” kata Aki Nitta. Maka, malam itu dia melangkahkan kaki ke Kabukicho, distrik lampu merah Kota Shinjuku, Prefektur Tokyo. Setelah membaca beberapa plang nama, dia kemudian masuk ke salah satu kelab malam paling populer di sana. Segera saja, dia memilih tiga pria ganteng dan membeli sebotol sampanye. Dalam hitungan menit, Nitta dan tiga male host Kabukicho itu sudah akrab.

Seorang perempuan berdansa dengan male host di distrik merah Kabukicho di Tokyo, Jepang, Januari lalu. (AFP PHOTO / BEHROUZ MEHRI)

Seorang perempuan berdansa dengan male host di distrik merah Kabukicho di Tokyo, Jepang, Januari lalu. (AFP PHOTO / BEHROUZ MEHRI)

Bagi pebisnis sukses seperti Nitta, kehadiran male host atau geisha (di awal kemunculannya, geisha adalah pria) adalah solusi. ”Pria-pria Jepang bukan tipe penyayang yang suka mengekspresikan perasaan mereka. Tapi, para host ini beda. Mereka selalu memperlakukan perempuan layaknya putri. Jadi, saya tidak peduli berapa biaya yang harus saya keluarkan asal mereka memanjakan saya,” katanya.

Dalam satu bulan, perempuan 27 tahun asal Kota Nagoya, Prefektur Aichi, itu menghabiskan uang USD 10.000 atau sekitar Rp 133,7 juta untuk ”membeli” perasaan berbunga-bunga. Ya. Tugas utama para male host itu bukanlah memberikan layanan seks. Mereka dibayar untuk memberikan kenyamanan dan kebahagiaan bagi perempuan-perempuan sukses yang kesepian itu.

Menurut Sho Takami, salah seorang pemilik kelab malam di Kabukicho, para pelanggan di kelabnya selalu orang-orang yang haus perhatian. Karena itu, pria yang dahulu juga berprofesi geisha tersebut mengajarkan kepada seluruh host di kelabnya untuk mudah memuji. Juga, tidak pelit mengumbar kata mesra. Dengan memberikan kepuasan batin, Takami yakin, para host akan mendapatkan kepuasan lahir berupa uang.

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Pemkot Belum Bisa Akses TPS Legok Nangka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kota Bandung tengah menghadapi masalah dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Seperti diketahui TPS Sarimukti masih bisa menerima …

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …

KKI 2021 Dongkrak Pemulihan Ekonomi Jabar

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Bank Indonesia Jawa Barat dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama Dekranasda Jawa Barat serta stakeholder terkait …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Kol. Tek Videon Nugroho Yakinkan Sinovac Aman

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Didampingi oleh para Kepala Dinas, Komandan Wing Pendidikan Teknik Kolonel Tek Videon Nugroho, mengikuti Vaksinasi Covid-19 tahap …