Pakai Baju Innalillahi Rojiun, Meninggal di Atas Sajadah

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com- Pria lanjut usia, Jamiril, 72, ditemukan meninggal di atas sajadah dalam kondisi duduk tahyatul akhir salat.


Saat ditemukan, Jamiril mengenakan baju kaos oblong bertuliskan Innalillahi Rojiun dengan tulisan arab. Di tangannya masih memegang tasbih dan di atas sajadahnya tergeletak kitab Yasin.

Warga Jalan Kedaong RT21/RW06, Desa Bakau Kecil, Mempawah Timur, Mempawah itu ditemukan Ariansyah, 42 yang sedari awal menaruh curiga karena mencium bau tak sedap ketika melintasi rumah Jamiril.

“Saya akan melaksanakan hajatan nikahan anak saya. Saya bermaksud mengundang Pak Jamiril, makanya mendatangi rumah beliau,” kata Ariansyah, Jumat (24/2). “Saya pun mencoba mengintip di dalam rumah,” jelasnya.

Awalnya Ariansyah kurang jelas melihatnya. Ketika disenter, dia terperanjat melihat jasad Jamiril. “Saya langsung menghubungi masyarakat setempat,” ujar Ariansyah.

Dijelaskannya, kondisi awal saat ditemukan, Jamiril duduk tahyat akhir dalam salat. “Di tangan kanannya masih memegang tasbih dan buku yasin tergelak di depannya,” ungkap Ariansyah.

Kaswandi, adik Ariansyah yang juga melihat jasad Jamiril nyaris pingsan. Dia shock melihat kondisi mayat Jamiril.

Menantu Jamiril, Nurifah, 42 mengaku bertemu dengan ayah mertuanya Senin (21/2) lalu. Saat itu kondisinya masih sehat walafiat. “Selama ini bapak tidak ada keluhan sakit sama sekali. Terkecuali kakinya saja yang bengkak. Sesekali datang ke rumah saya minta diobati,” ungkap Nurifah.

Nurifah mengaku, ayah mertuanya tinggal sendiri di rumahnya. Jamiril sudah tidak lagi bekerja, karena lanjut usia. “Kami tidak menyangka bapak meninggal. Karena tidak pernah sama sekali mengeluh sakit,” tuturnya.

Saat ketemu menantunya, Jamiril sempat berpesan, agar cucu-cucunya melihat kondisinya. Tampaknya sudah memberikan pertanda akan kematiannya.

Kapolsek Mempawah Timur, Iptu Jamaludin mengaku, mendapat informasi penemuan mayat, jajarannya langsung mendatangi rumah Jamiril dan meminta keterangan saksi.

Ketika polisi akan melakukan autopsi, pihak keluarga melalui musyawarah mufakat tidak menginginkannya.

“Pihak keluarga menolak, karena tahu ayahnya memang sudah tua dan tak punya masalah dengan siapa pun. Malam itu juga jenazah korban dimakamkan di pemakaman umum milik keluarga,” tutur Jamal seraya mengatakan, diduga Jamiril meninggal pada Selasa (21/2) malam. Karena hari Senin masyarakat masih melihatnya.

(ca/jpg/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Pemkot Belum Bisa Akses TPS Legok Nangka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kota Bandung tengah menghadapi masalah dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Seperti diketahui TPS Sarimukti masih bisa menerima …

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …

KKI 2021 Dongkrak Pemulihan Ekonomi Jabar

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Bank Indonesia Jawa Barat dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama Dekranasda Jawa Barat serta stakeholder terkait …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …