Ladeni Mitra Kukar, Persib Siap Hadapi Drama Adu Penalti

Latihan pemain Persib Bandung. (Ramdhani)

Latihan pemain Persib Bandung. (Ramdhani)

POJOKBANDUNG.com, PERSIB- Laga krusial bakal dijalani Persib Bandung di laga pembuka babak 8 besar Piala Presiden 2017 yang akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, besok malam.


Krusial, karena menjadi laga hidup mati. Kalah dalam pertandingan nanti, Persib dipastikan gagal mempertahankan gelar juara yang digondol tahun 2015 lalu.

Tak mau kalah, pelatih Persib Djadjang Nurdjaman menseriusi persiapan. Bahkan, hingga skema plus para algojo penalti dalam 22 pemain yang diboyongnya ke Solo, siang kemarin.

Persiapan tersebut dilakukan, karena memang babak 8 besar  menerapkan aturan single match, tanpa ada perpanjangan 2×15 menit. Saat 90 menit pertandingan berakhir imbang, laga bakal diakhiri oleh adu penalti.

Djadjang mengantisipasi berbagai kemungkinan ketika menghadapi lawannya, Mitra Kukar. Selain itu, pada penjaga gawang sendiri, seperti diutarakan pelatih kiper Maung Bandung, Anwar Sanusi dia mempercayakan pengawalan gawang Maung Bandung kepada I Made Wirawan atau M Natshir.

Mental keduanya  dianggap sudah cukup teruji. “Saya kira mereka bukan yang pertama (menghadapi adu penalti). Mereka sudah berpengalaman. Baik Made maupun Natshir mental mereka sudah teruji,” ujar Anwar.

Dalam pengalaman kedua penjaga gawang tersebut,  Made sempat mengantarkan Persib sukses mengalahkan Persipura di Final ISL 2014 setelah menggagalkan tembakan Nelsom Alom dalam adu penalti di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, Jumat (07/11) malam.

Sementara Natshir,  pernah menjadi pahlawan di ajang PON Jabar 2016 setelah berhasil mengantisipasi beberapa tendangan tim PON Sulawesi Selatan di final hingga Jabar keluar sebagai pemenang.

Di masa persiapan terakhir, Anwar mengatakan, memberikan porsi latihan khusus untuk Made dan Natshir. “Kita ada simulasi untuk itu (menghadapi penalti), tapi ada hal berbeda dalam latihan dan pertandingan, tekanan pasti berbeda antara latihan dan pertandingan,” pungkasnya. (pra)

 

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …