Persib Tak Bakal Kehilangan Dua Talenta Muda

Sergio van Dijk dan Febri Hariyadi usai menjebol gawang Persiba dalam pertandingan lanjutan Piala Presiden 2017 di Stadion Si Jalak Harupat (Ramdhani)

Sergio van Dijk dan Febri Hariyadi usai menjebol gawang Persiba dalam pertandingan lanjutan Piala Presiden 2017 di Stadion Si Jalak Harupat (Ramdhani)

POJOKBANDUNG.com, PERSIB – Sebanyak 25 pemain mengikuti latihan pertama Timnas U-22 proyeksi Sea Games 2017. Latihan pertama itu menjadi ajang seleksi yang Timnas yang berlangsung di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (21/2).


Dari 25 pemain yang diseleksi, terdapat dua nama penggawa muda Persib, yakni Gian Zola dan Febri Hariyadi. Keduanya bakal bersaing untuk mendapatkan tempat pada posisinya masing-masing dibawah asuhan pelatih Luis Milla.

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman mengaku tak akan kehilangan dua asset berharganya tersebut. Pasalnya, dua pemain yang ikut seleksi itu tetap bisa memperkuat timnya di turnamen Piala Presiden yang kini sudah menginjak Babak 8 Besar.

“Saya yakin tidak akan kehilangan karena dua  pemain itu besok sudah pulang ke Bandung. Jadi, hari Kamis bisa berangkat ke Solo secara bersama-sama,” terang Djadjang, Selasa (21/2).

Djadjang meyakini pemanggilan pemain muda untuk seleksi timnas tidak akan merugikan klub. Sebab, menurut hematnya, semua pemain yang dipanggil ditahap pertama merupakan bagian dari tim yang dipersiapkan untuk Piala Presiden.

“Tidak akan tidak main selama Piala Presiden selama sehat dan tidak cedera. Kalau sampai harus ada TC segala macam, saya yakin selama turnamen ini dua-duanya bisa tetap bermain dengan Persib,” tandas Djadjang.

Sementara itu, babak knock out Piala Presiden 2017 dipastikan memiliki format yang berbeda antara babak delapan besar atau perempat final dan semifinal.

Ketua Pelaksana Piala Presiden Iwan Budianto menjelaskan bahwa aturan dibuat simpel. “Nanti di perempat final, nggak ada aturan perpanjangan waktu. Jadi kalau imbang dalam waktu normal, langsung adu penalti,” kata dia.

Aturan ini akan berubah, saat memasuki babak semifinal. Di fase ini, pertandingan yang imbang dalam waktu normal, akan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu 2×15 menit.

“Kalau masih imbang, baru adu penalti. Kemudian di semifinal sistemnya home and away,” tuturnya. Model ini sengaja digunakan, agar tim-tim dan pemain tak terlalu lelah dalam menjalani Piala Presiden 2017. (pra)

Loading...

loading...

Feeds

DPRD Jabar Imbau Ponpes Taati Prokes

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar M. Sidkon Djampi mengimbau para santri dan pengajarnya taati protokol kesehatan Covid-19. …

Kenaikan Sanksi Prokes Terbentur Pergub

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penerapan kenaikan sanksi denda untuk pelanggaran protokol kesehatan (prokes) sulit dilakukan. Musababnya, realisasi sanksi tersebut harus melakukan …