Banjir Bekasi, Pemerintah Hanya Bisa Pasok Logistik

Menggunakan perahu karet, petugas mengevakuasi warga Perumahan IKIP, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi yang dilanda banjir hingg ketinggian 1,5 meter. (Deny Iskandar/Indopos)

Menggunakan perahu karet, petugas mengevakuasi warga Perumahan IKIP, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi yang dilanda banjir hingg ketinggian 1,5 meter. (Deny Iskandar/Indopos)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengakui, pihaknya sudah mendapat laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar terkait banjir di Kota Bekasi sejak Minggu (19/2/2017) pukul 12.30 WIB. “Mudah-mudahan bisa segera kita antisipasi,” kata Aher, di Gedung Sate, Bandung, Selasa (21/2/2017).


Banjir yang menerjang 14 perumahan tersebut, terjadi karena banyak komplek perumahan di lahan yang lebih rendah dari permukaan sungai. Sehingga ketika turun hujan, permukaan sungai cukup mudah menerjang perumahan tersebut.

“Ada 10 perumahan di sana yang dibangun di bawah permukaan sungai, itu penyebabnya,” ujar Aher.

Kondisi ini menurutnya sangat berbahaya mengingat saat hujan deras dan sungai meluap maka air langsung tumpah ke perumahan. Antisipasi sementara, aparat hanya bisa mengandalkan pompa untuk mengurangi tinggi genangan. “Kita antisipasi lewat pompa-pompa. Insya Allah kita antisipasi,” ucap Aher.

Dia memastikan logistik sudah dikirim oleh dinas sosial dan BPBD wilayah tersebut, termasuk melakukan mitigasi bencana. “Pompa juga tidak bisa difungsikan kalau airnya masih melimpah. Saya kira ini Bekasi memang parah,” Aher, mengakui.

Berdasarkan laporan dari BNPB, banjir itu hingga saat masih menggenangi ribuan perumahan di 14 komplek perumahan. Bahkan banjir justru bertambah tinggi karena kondisi hujan masih terus berlangsung.

Banjir ini menggenangi Kec. Bekasi Timur Kel. Margahayu dan menerjang Perum Dosen IKIP, Perum Surya Mandala Bekasi Selatan, Mutiara Gading Timur (MGT), Pondok Timur Indah (PTI),Pondok Ungu Permai (PUP),Perum Nasio Perum Duta, Indah Perum Interup Asri Jati Waringin Pondok Hijau, Permai Pondok Chandra, Melati Harapan Mulya,Perum Bougenvil, Perum Griya Jatisari, Komplek Buana Risma Jln. Jatiluhur. Akibatnya, ratusan warga harus dievakuasi ke pengungsian.

Di Bekasi sendiri, BNPB mulai mengevakuasi ratusan warga yang menjadi korban banjir. Warga korban banjir itu berasal dari 14 perumahan yang rumahnya terendam air setinggi 20 centimeter sampai 1,5 meter. Banjir itu dampak kiriman air dari hulu Sungai Bekasi.

”Intensitas hujan masih tinggi. Itu yang membuat air merendam 14 perumahan di Kota Bekasi,” terang Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Nugroho saat ditemui mengunjungi salah satu lokasi banjir di Kota Bekasi.

Loading...

loading...

Feeds

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …

Daya Beli Jadi Isu Utama Pemulihan Ekonomi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Kota Bandung, Eric M. Attauriq menyatakan sudah menyiapkan sejumlah strategis untuk kembali mendongkrak …