Tragis! Dibully, Pelajar Kelas IV SD Habisi Nyawa Bocah Perempuan

Tangis mengiringi pemakaman AP. Foto bawah lokasi penemuan dan proses pemakaman. Foto Rizky Panchanov/ Fakhrurrozi/ radarlampung

Tangis mengiringi pemakaman AP. Foto bawah lokasi penemuan dan proses pemakaman. Foto Rizky Panchanov/ Fakhrurrozi/ radarlampung

POJOKBANDUNG.com- PERISTIWA tragis dialami murid kelas V SD Negeri 3 Sumberrejo, Kemiling, Bandarlampung. Mirisnya, bocah perempuan itu dibunuh oleh teman yang masih duduk di bangku kelas VI SD.


Korban adalah AP (11), anak ketiga dari enam bersaudara pasangan Deden dan Asih Triyanti, warga Desa Margorejo, Kurungannyawa, Pesawaran. Sementara tersangka, MK (14), tak lain tetangganya sendiri.

Jasad AP ditemukan di tepian sungai di Jalan Persada 2 Gang Al Fatah Kelurahan Kemilingraya, Kemiling, pukul 22.00 WIB Jumat (17/2/2017). Mayat dalam kondisi tertelungkup. Ada luka di wajah dan sayatan pada kedua tangannya.

Warga Margorejo yang menemukan jenazah melapor ke Polsekta Tanjungkarang Barat (TkB). Dua jam kemudian, pukul 00.10 WIB Sabtu (18/2/2017), polisi mengamankan MK, yang tinggal tiga rumah dari kediaman korban.

“MK mengaku menghabisi korban karena kesal dan dendam lantaran adik dan orangtuanya kerap diejek,” jelas Kapolsek TkB Kompol Harto Agung Cahyono, seperti dilansir radarlampung.co.id (grup pojokbandung.com).

MK juga ingin memiliki kalung korban. MK masuk rumah korban dengan alasan hendak buang air kecil. Anak laki-laki itu kemudian mengajak AP ke belakang rumah. Ia lalu menodongkan pisau, menikam AP, dan mendorongnya ke jurang yang di bagian bawah adalah sungai.

Mengetahui AP masih hidup, MK mengambil batu dan menghantamkannya ke bagian wajah. Jasad AP berikutnya ia seret ke seberang sungai dan disembunyikan ke semak-semak.

(cw25/ozi/fik/jpg/nin/ca/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds