Wah! Timses Atty-Azul Mengaku Diteror Sejak Dua Bulan sebelum Pencoblosan

Panggung debat Pilkada Cimahi. (Riana Setiawan)

Panggung debat Pilkada Cimahi. (Riana Setiawan)

Ketua Panwaslu Kota Cimahi, Zainal Abidin mengatakan, klarifikasi dilakukan terhadap pelapor dan terlapor serta saksi-saksi.


“Selanjutnya hasilnya akan dibahas Sabtu 18 Februari 2017 dan diputuskan paling akhir Senin 20 Februari,” ujarnya.

“Panwas bersama tim sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) akan terus menindaklanjuti kasus ini sampai tuntas. Kita sebelumnya sudah melakukan klarifikasi dengan pelapor, terlapor dan serta saksi,” terangnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan, masih memeriksa salah satu pelaku yang merupakan oknum anggota polisi.

“Hasil pemeriksaan sementara ia bertindak atas keinginan pribadi karena merasa kesal,” katanya.

Yusri membeberkan pelaku berinisial YG saat kejadian bertugas sebagai pengawal pribadi paslon nomor tiga Ajay M. Priyatna -Ngatiyana dan mengaku baru melakukan dugaan pelanggaran kampanye itu satu kali ini.

“Intinya dia menyebarkan tentang kejelekan paslon nomor 1 itu karena kesal tapi bukan disuruh oleh paslon nomor tiga,” terangnya.

Namun, pemeriksaan terhadap YG bersama seorang warga berinisial R yang juga terlibat masih dilakukan. “Sehingga, tidak tertutup kemungkinan berkembang dan ada temuan baru,” pungkasnya.

surat

barbuk2

Barang bukti dugaan pelanggaran kampanye Pilkada Cimahi.

Barang bukti dugaan pelanggaran kampanye Pilkada Cimahi.

(gat/bbb)

Loading...

loading...

Feeds