Partisipasi Pemilih di Pilkada Cimahi Menurun, Ini Penjelasan KPU

Ilustrasi (Ramdhani)

Ilustrasi (Ramdhani)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Angka partisipasi Pilkada Kota Cimahi 2017 meleset dari yang ditargetkan KPU pusat 77,5 persen.


Ketua KPU Kota Cimahi Handi Dananjaya mengakui, angka partisipasi masyarakat menurun, bahkan dari target pihaknya sampai diangka 80 persen.

Sejauh ini, angka keterlibatan masyarakat dalam ajang politik lima tahunan itu baru mencapai angka 71 persen.

“Sebetulnya target kita diangka 80 persen dari target nasional 77 ,5 persen. Kami optimisme karena biasanya diatas 72 persen tapi sekarang setelah dikalkulasi ada diangka 71 persen,” tutur Handi.

Menurutnya, beberapa faktor penyebab penurunan itu, salah satunya karena banyaknya warga yang pindah domisili dari Cimahi ke daerah lain setelah Daftar Pemililih Tetap (DPT) ditetapkan 6 Desember 2016 lalu.

Tingginya tingkat kepindahan warga, menurutnya, berpengaruh besar terhadap akurasi jumlah DPT ditiap TPS.

“Artinya, ketidakhadiran warga pemilih kesetiap TPS dalam Pilkada kali ini, salah satu faktornya akibat pindah domisili. Di Kelurahan Cibeureum, untuk formulir C6 yang kembali mencapai 5 ribuan, dibeberapa TPS ada yang sampai 1200-an. kami melihat ini daftar pemilih tingkat kehadiran dari sekian faktor salah satunya karena pindah domisili,” paparnya.

KPU masih melakukan rekapitulasi perhitungan suara Pilkada Kota Cimahi 2017. Data hasil perolehan suara sementara berdasarkan entry data Model C1 menunjukkan perolehan suara pasangan calon nomor urut 3, Ajay Muhammad Priatna- Ngatiyana semakin jauh meninggalkan kandidat lain.

Data yang diperoleh dari KPU Jawa Barat, pasangan calon nomor urut 1 Atty Suharti-Achmad Zulkarnain mengumpulkan 29.23% atau 65.688 suara. Paslon nomor urut 2, Asep Hadad- Irma Indriani 30.29% atau 68.078 suara dan paslon Ajay- Ngatiyana  memeroleh 40.49% atau 90.999 suara.

Data resmi dari KPU Jawa Barat ini diperoleh berdasarkan data yang masuk dari sebanyak 839 dari 980 TPS dalam Pilkada 2017 Kota Cimahi (85.61%). (gat/ca/pojokbandung)

 

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …