Donald Trump Dikecam Saat Urus Bisnis Putrinya

Donald Trump dan salah satu putrinya Ivanka Trump mencoba mikrofon saat kampanye Trump/net

Donald Trump dan salah satu putrinya Ivanka Trump mencoba mikrofon saat kampanye Trump/net

Norm Eisen, mantan pemimpin bidang etika Gedung Putih, mengatakan bahwa komplain Trump tidak pada tempatnya. Apalagi, dia juga memakai akun @POTUS untuk membela kepentingan sang putri.


”Memalukan. @nordstrom dan semua yang merasa dirugikan bisa mulai menyusun gugatan. Bisa melalui CA Unfair Comp Law dan saya akan siap membantu,” ungkapnya.

Noble yakin, apa yang Trump lakukan terhadap Nordstrom itu adalah intimidasi. ”Seandainya saja dia hanya pegawai pemerintah biasa, sudah pasti protesnya lewat Twitter itu sudah dianggap sebagai pelanggaran. Itu ilegal,” terangnya.

Sebagai presiden, Trump tidak semestinya menyerang Nordstrom secara terang-terangan. Apalagi, menggunakan media sosial yang langsung diakses publik.

Dengan menuangkan amarahnya lewat dua akun Twitter sekaligus, Trump ingin menunjukkan kepada Nordstrom betapa geramnya dia.

Bahkan, dia jauh lebih emosional ketimbang Ivanka yang tidak menggunakan media sosial untuk memprotes keputusan Nordstrom pekan lalu tersebut.

”Jelas, dia (Trump) ingin memastikan Nordstrom membaca keluhannya,” kata Richard Briffault dari Columbia Law School.

Nordstrom pun memberikan penjelasan tak lama setelah dua cuitan bernada kesal dari Trump.

Dalam keterangan tertulis, department store elite itu menjelaskan bahwa satu-satunya alasan mereka memutus kontrak adalah grafik penjualan. Sejak pertengahan 2016, performa Ivanka Trump Clothing Line tidak bagus.

Sean Spicer, jubir Gedung Putih, membela Trump. Dia menegaskan bahwa cuitan presiden ke-45 AS itu wajar. Sebab, massa anti-Trump menjadikan Ivanka sebagai sasaran kebencian mereka.

”Menjadikan anggota keluarga presiden sebagai bulan-bulanan politik adalah tindakan yang tidak bisa dibenarkan. Maka, wajar jika presiden angkat bicara,” tegasnya. (iman/jpnn/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds