Polda Jabar Siap Bantu Kejar Gotas, Wabup Cirebon yang Kini Buron

Kejaksaan Negeri Sumber memasukan Wabup Cirebon sebagai daftar pencairan orang. (Fazri/radarcirebon)

Kejaksaan Negeri Sumber memasukan Wabup Cirebon sebagai daftar pencairan orang. (Fazri/radarcirebon)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Polda Jawa Barat menyatakan bakal membantu pihak Kejaksaan untuk mencari Wakil Bupati Cirebon Tasiya Soemadi alias Gotas. Gotas ditetapkan buron oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Cirebon atas kasus korupsi dana bantuan sosial Kab Cirebon 2009-2012.


“Kami masih melakukan koordinasi dengan pihak kejaksaan terkait kasus ini,” ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus di Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (13/2).

Ia mengatakan, jika memang kejaksaan meminta, pihaknya akan membantu mencari pelaku.  “Nanti, suratnya belum masuk ke kita,” kata Yusri.

Sebelmnya diberitakan, Kejari Sumber memasukkan Wabup Cirebon Tasiya Soemadi daftar DPO. Kejari Sumber menyebarkan wajah wabup yang akrab disapa Gotas itu dalam daftar pencairan orang.

Selain itu, Kejaksaan Sumber juga meminta kepolisian ikut membantu melakukan pencairan dan penangkapan terhadap pria yang tersandung korupsi dana hibah dan bansos Kabupaten Cirebon itu.

Dalam surat itu terlihat ada dua foto Wabup Gotas. Satu memakai setelan jas dan berpeci, sedangkan gambar satunya memakai pakaian dinas putih. Di surat yang ditandatangani Kasi Pidsus Kejari Sumber H Muhammad Hendra Hidayat SH MH itu,  berisi  biodata  dan ciri-ciri atau identitas Gotas.

Kasi Pidsus Kejari Sumber H Muhammad Hendra Hidayat membenarkan pihaknya telah menetapkan Gotas- panggilan akrab Tasiya Soemadi Al Gotas- sebagai DPO. “Per bulan Februari 2017, kami menyatakan terpidana (Gotas, red) masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” ujar Hendra, kemarin.

Konfirmasi ke Hendra dilakukan setelah sepanjang siang kemarin beredar surat DPO atas nama Gotas, terutama melalui Whatsapp.

Informasi soal DPO ini kemudian menyebar secara luas. Bahkan sejumlah pihak memasang surat DPO atas nama Gotas di sosial media dan mempertanyakan kebenaran surat itu. (ca/rmo/jpg)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …

Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat. “Setelah …