Tangkal Hoax, Humas Pemerintahan Harus Sigap Sebarkan Info yang Akurat

Dr. Dyah Rachmawati Sugiyanto,  Pranata Humas LIPI yang baru meraih gelar doktor. Wakil Ketua Ikatan  Pranata Humas (Iprahumas)

Dr. Dyah Rachmawati Sugiyanto, Pranata Humas LIPI yang baru meraih gelar doktor. Wakil Ketua Ikatan Pranata Humas (Iprahumas)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Di era teknologi informasi yang berkembang pesat sekarang ini, peranan Humas di pemerintahan sangat penting. Hal ini untuk dapat melakukan pencegahan terhadap banyaknya berita hoax atau berita bohong yang masuk lewat media sosial.


Caranya adalah dengan melakukan verifikasi serta meneliti sumber berita terkait, lalu mengklarifikasinya.Setelah itu pihak Humas dapat membuat ringkasan dan menyebarkannya dengan bekerja sama dengan pihak lain termasuk dengan para jurnalis.

Hal tersebut dikemukakan oleh Wakil Ketua Umum 1 Ikatan pranata Humas Indonesia (IPRAHUMAS) DR.Dyah Rachmawati Sugiyanto usai meraih gelar DR pada sidang promosi yang berlangsung di kampus Universitas Padjadjaran Bandung, kemarin (10/2).

Menurut Humas LIPI ini menjelaskan, apabila jurnalis dan para Humas bersatu dalam memberikan informasi ke masyarakat, maka akan dapat mencegah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dalam menyebarkan berita bohong (hoax).

“Kalau jurnalis dan Humas bersatu, maka beritanya bisa dipercaya dan negara kita bisa terbebas dari hoax. Misalnya, dalam hal penerimaan Pegawai Negeri Sipil, jangan sampai ada kesimpang siuran informasi yang beredar,” tegas Dyah.

Dalam pandangannya, seorang Humas yang baik itu harus bisa memilih dan memilah sebuah berita, kemudian menyajikan ke masyarakat luas dalam bentuk kalimat yang sederhana dan mudah dimengerti.

“Publik itu kan umum jadi harus disampaikan sebuah pesan dan informasi pun bahasa nya harus umum,” katanya.

Berdasarkan riset yang dilakukannya pada lembaga BPPT, BATAN, dan LAPAN dalam pengelolaan informasi, Dyah membuat acuan agar seorang pejabat Humas di pemerintahan, struktural maupun fungsional sebaiknya mengawali karir dengan membangun kesadaran diri sebagai Humas yang baik dan profesional.

“Kesadaran tersebut akan membentuk mereka menjadi Humas yang komunikatif, disiplin dan adaptif dalam mengelola informasi,” pungkasnya. (sol)

 

Loading...

loading...

Feeds