Kejati Jabar Tangkap Terduga Korupsi Rp38 Miliar

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat menangkap tersangka dugaan korupsi bantuan program revitalisasi tambak usaha budidaya udang di Kabupaten Cirebon, George Gunawan (56). Dalam kasus ini negara dirugikan Rp 38 miliar lebih.


George sendiri sempat melarikan diri sejak ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Tindak Pidana Khusus Kejati Jabar, 1 Juni 2016.

Kepala Kejati Jabar Setia Untung Arimuladi menuturkan, tersangka tidak memenuhi panggilan penyidik sebanyak lima kali. Sehingga, sejak 14 Oktober 2016, Kejati menetapkan yang bersangkutan sebagai buron, melalui Surat Perintah Penangkapan No: Print-513/0.2/10/2016.

“Kita telah melakukan pemanggilan secara patut terhadap yang bersangkutan, namun tidak diindahkan,” ujar Untung, di Kantor Kejati Jabar, Jumat (10/2).

Untung memaparkan, George ditangkap di sebuah hotel di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (9/2), sekitar pukul 18.30, oleh tim penyidik Kejati Jabar yang dibantu Tim Monitoring Kejaksaan Agung. Lalu, pada pukul 23.00, tersangka diboyong ke Bandung oleh tim penyidik. “Saat ini, yang bersangkutan ditahan di Rutan Kebonwaru Bandung selama 20 hari ke depan,” tukas Untung.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jabar, Anwaruddin, menambahkan, tersangka selalu berpindah-pindah tempat, sehingga menyulitkan penyidik untuk menangkap yang bersangkutan. George sendiri terpantau berada di wilayah DKI Jakarta dalam pelariannya tersebut.

Berdasarkan putusan PN Cirebon, PT Tambak Mas Makmur dinyatakan kalah, dan harus menyerahkan sejumlah barang tersebut. Dengan putusan itu, tersangka selaku Direktur PT Tambak Mas Makmur tidak mengajukan upaya banding.

Akibat aksinya itu, berdasar perhitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Jawa Barat, negara dirugikan sebesar Rp 38.116.414.259. Karenanya, tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 3 UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dalam UU No 20/2001 tentang perubahan atas UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (nda)

Loading...

loading...

Feeds

DPRD Jabar Imbau Ponpes Taati Prokes

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar M. Sidkon Djampi mengimbau para santri dan pengajarnya taati protokol kesehatan Covid-19. …

Kenaikan Sanksi Prokes Terbentur Pergub

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penerapan kenaikan sanksi denda untuk pelanggaran protokol kesehatan (prokes) sulit dilakukan. Musababnya, realisasi sanksi tersebut harus melakukan …