KPK Tongkrongi Kasus Lingkungan yang Mangkrak di Jabar

Pimpinan KPK Saut Situmorang. (Atep Kurniawan/Pojokbandung)

Pimpinan KPK Saut Situmorang. (Atep Kurniawan/Pojokbandung)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempelajari laporan-laporan kasus pencemaran lingkungan yang mangkrak dalam penanganan hukumnya. Lembaga ini tak bisa tinggal diam jika kasus pelanggaran hukum lingkungan terhenti karena diwarnai suap atau pungli.

“‎Pak Gubernur kan bilang, nggak diawasin, (industri) buang limbah sembarangan. Sementara teman-teman lingkungan punya banyak kasus, kita nanti kan pelajari ya kasus-kasus yang mangkrak itu di mana. Harus dihentikan pembungan limbah in‎i,” tegas Pimpinan KPK, Saut Situmorang, usai Kick Off Meeting Gerakan Nasional penyelamatan Sumber Daya Alam Jawa Barat, di Gedung Sate, Bandung, Jumat (10/2/2017).


Dikatakan‎, pihaknya akan turut serta dalam pendindakan kasus pelanggaran hukum lingkungan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Kejaksaan, kepolisian serta aparat terkait lainnya dalam pengusutan kasus yang sekiranya terindikasi melanggar hukum.

‎Menurutnya, pendampingan dalam menegakkan hukum lingkungan itu akan diterapkan di semua wilayah di Indonesia. Jawa Barat merupakan proyek awal karena sangat strategis dengan kerentanan kondisi alam, terutama sumber daya air.

‎”Kita harapkan Jabar bisa jadi contoh karena kompleks, dekat ibukota, kemudian ada gunung laut, pantai. Maka ini bagus untuk  jadi contoh,” katanya.

Supervisi itu menurutnya dalam menyikapi persoalan lingkungan di Jawa Barat‎, yang tak kunjung selesai. Disinyalir banyak pihak yang tidak menghendaki pencemaran limbah dihentikan. Padahal jelas akan berdampak buruk pada kehidupan manusia, pasokan listrik, pertanian dan sektor lainnya.

Diduga, kata dia, banyak orang yang selau melakukan transaksional terkait perusakan lingkungan. Akibatnya pemerintah daerah dengan keterbatasannya kerepotan dalam menangani persoalan.

“Sehingga gubernur pontang panting juga. Kami juga datang untuk membantu pemerintah daerah untuk bisa menyelesaikan semua persoalan suimber daya alam, terlebih air. Di Jabar, Bandung itu yang paling menonjol. Sungai Citarum aja triliunan uang ya ada di situ, Indonesia Power, listrik semua di situ,” papar Saut.

Maka, tegas dia, ‎KPK turun tangan ke sektor lingkungan ini. Terlebih, banyak industri yang tak henti mengotori, turbin PLTA milik Indonesia Power di Waduk Saguling cepat rusak karena airnya yang mengalir dari sungai Citarum sudah tercemar zat kimia berbahaya karena dicemari pabrik-pabrik‎. (atp/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …