Astaga, Bikin Heboh Saja! Anak Dikutuk Ibunya Jadi Batu di Bogor

Ilustrasi (pojokjabar)

Ilustrasi (pojokjabar)

POJOKBANDUNG.com- Malin Kundang yang konon dikisahkan sebagai anak durhaka yang menjadi batu, kini muncul dan menghebohkan warga Bogor.


Ya, masyarakat Bogor belakangan dihebohkan dengan kasus anak yang dikutuk ibunya. Anak itu dikutuk jadi batu oleh sang ibu di Gunung Picung, Kabupaten Bogor.

Banyak pihak yang bertanya-tanya tentang kebenaran berita tersebut. Sebab, berita anak berubah jadi batu berkembang cepat melalui media sosial Facebook.

Berikut cerita yang sempat bikih heboh netizen beberapa hari terakhir:

Ini berita nyata dari kk nya teman saya yg mnjadi wartawan IPB
Bagi para anak mohon dicermati Kisah nyata ini jangan sampe kita durhaka pada orangtua kita

Kisah nyata di Kecamatan Tenjolaya, Kab Bogor tepatnya di gunung picung. Terjadi pada hari kamis 2 februari 2017
Anak dikutuk menjadi batu, anak itu meminta dibelikan motor ninja, namun oleh ibunya dikasih motor matic.

Lalu anak itu marah ke ibunya posisi Ibunya sedang mlaksanakan solat tepatnya dalam keadaan sujud, lalu anak itu menendang kepalanya

 Sekarang si anak menjadi batu dan posisi batunya sudah sampai kepala anak itu. Sebelumnya, pelan2 anak itu berubah jadi batu dari kaki dan skrng sudah sampai ke kepala.
Dan skarang sedang dlm proses penelitian oleh tim peneliti IPB

Mudah2an kita semua bisa mengambil hikmah dr kejadian ini
Dan senantiasa slalu ta’at pada orangtua, agama, nusa dan bangsa
Amiinn

Menanggapi adanya berita tersebut, Staff Bidang Sosial Kecamatan Pamijahan, Ridwan mengatakan bahwa berita tersebut adalah berita hoax alias tidak benar adanya.

“Itu berita hoax yang ramai di Facebook, tapi kenyataannya tidak ada,” katanya kepada Pojokjabar (grup pojokbandung), Kamis (9/2/2017).

Dia menegaskan bahwa tidak ada warga Gunung Picung, Kecamatan Pamijahan yang dikutuk.

Bahkan, ia menantang kepada yang tidak percaya untuk datang langsung ke Pamijahan. “Kalau tidak percaya, datang saja langsung ke Pamijahan,” pungkasnya. (ana/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds

Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat. “Setelah …

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …