Pendidikan Berbasis Pesantren, Deddy: Paket Lengkap

Wagub Jabar Deddy Mizwar meresmikan SMK Al-Quran Muhajirin yang merupakan rangkaian Milad Ponpes Al-Quran Muhajirin ke-24. (ist)

Wagub Jabar Deddy Mizwar meresmikan SMK Al-Quran Muhajirin yang merupakan rangkaian Milad Ponpes Al-Quran Muhajirin ke-24. (ist)

POJOKBANDUNG.com, PURWAKARTA- Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menghadiri acara Tabligh Akbar, sekaligus Peresmian SMK Al-Quran Muhajirin, yang merupakan rangkaian Milad Ponpes Al-Quran Muhajirin Ke- 24.


Pada acara tersebut, Wagub Jabar Deddy Mizwar mengungkapkan apresiasinya kepada Keluarga Besar Pondok Pesantren Al-Quran Muhajirin atas berbagai pencapaian yang diraihnya tersebut.

Pun terkait pendidikan berbasis Pesantren, Deddy memandang di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) saat ini, tenaga kerja yang terampil, tidaklah cukup bersaing dalam dunia kerja. Karena menurutnya, keterampilan yang baik perlu diiringi dengan ‘attitude,’ atau perilaku yang juga baik. Sehingga keduanya merupakan faktor yang tak dapat dipisahkan.

Terlebih saat ini, jika dikaitkan dengan situasi global, persaingan sumber daya manusia semakin tinggi dan bukan hanya dari dalam negeri saja, namun juga berasal dari luar negeri.

“Orang yang terampil namun tidak berakhlak mulia tentu akan kesulitan. Begitupun sebaliknya, orang yang berakhlak tanpa diiringi skill yang mumpuni juga akan mendapatkan kesulitan,” kata Deddy Mizwar, di kawasan Pontren Al-Muhajirin Kampus 3, Jl. Purwakarta-Bandung Kp. Citapen, Ds. Sukajaya, Kec. Sukatani Purwakarta, Selasa (07/02/17).

“Jadi memang harus menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), juga Iman dan Taqwa (IMTAQ) sekaligus,” sambungnya.

Maka terkait hal tersebut, Deddy menyambut baik dan mendukung kehadiran SMK berbasis Pondok Pesantren sebagai ‘paket lengkap’, yaitu institusi pendidikan yang dapat melahirkan sumber daya yang memiliki keterampilan sekaligus ber- Akhlakul Karimah.

“Saya sangat optimis, kedepan para alumni SMK berbasis Pondok Pesantren ini dapat ‘survive’ dari ketatnya persaingan dunia kerja,” ujarnya.

Loading...

loading...

Feeds