NGERI! Pisah Ranjang, Crass… Suami Tebas Istri dan Anak Sendiri

Kontrakan tempat tinggal Nur Hidayah bersama dua anaknya yang menjadi lokasi penikaman oleh Hermanto, suaminya. (Kaltim Post)

Kontrakan tempat tinggal Nur Hidayah bersama dua anaknya yang menjadi lokasi penikaman oleh Hermanto, suaminya. (Kaltim Post)

POJOKBANDUNG.com- Hermanto tega menghabisi istrinya sendiri, Nur Hidayah dan anaknya Dewa Nugraha. Nur Hidayah dan Dewa Nugraha pun tumbang bersimbah darah di lantai kontrakannya di Gang Angga, Jalan Trikora, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (3/2) siang.


Kejadian tragis itu pertama kali diketahui tetangga korban, Mama Nisa (42). Saat itu, Mama Nisa, baru saja menuntaskan salat Zuhurnya. Ia mendengar teriakan dari rumah Nur Hidayah, tetangganya.

Ketika mendatangi sumber suara, Mama Nisa terkejut mendapati Nur Hidayah beserta Dewa Nugraha, anaknya, sudah bersimbah darah. Mama Nisa panik dan teriak minta tolong. Seketika, warga sekitar geger dan menghambur ke lokasi kejadian.

Dari keterangan warga sekitar, Hermanto dan Nur Hidayah sudah pisah ranjang sejak beberapa bulan terakhir. Sebelum kejadian, mereka sempat mendengar pasangan suami istri itu bersitegang. “Kami tak terlalu menghiraukan karena dia di sini adalah orang baru,” ujar Mama Nisa.

Setelah melihat kondisi mengenaskan itu, Mama Nisa pun meminta tolong kepada warga sekitar. Sementara Hermanto melarikan diri lewat bagian belakang rumah. Di lokasi kejadian, hanya tertinggal sarung belati yang diketahui milik pelaku.

Sebagai penanganan sementara, Mama Nisa hanya bisa membantu menutup luka menggunakan mukena yang masih dia kenakan setelah menunaikan salat Zuhur. Mama Nisa mengatakan, sejak keluarga kecil itu pindah ke kontrakan sebelah rumah, dia hanya tahu Nur Hidayah tinggal bersama dua anaknya yang masih pelajar.

“Saya tidak tahu pasti bagaimana internal keluarganya, entah sudah bercerai atau belum, kurang paham,” tambahnya.

Menyelamatkan dua korban, warga sempat ingin menggunakan ambulans milik Masjid Assunnah, tidak jauh dari lokasi kejadian.

Hanya, mereka sempat mengalami kendala karena ternyata pengelola masjid ditekan oleh pelaku untuk tidak menuruti permintaan warga. Alhasil, dua korban dilarikan ke RSUD Inche Abdoel Moeis menggunakan mobil warga.

Diketahui, dari kejadian tersebut, Nur Hidayah mengalami luka tebasan di lengan kiri dan tikaman di perut kanan. Sementara itu sang anak, mengalami tebasan di lengan kiri dan kanan. Ada pula tikaman di dada kiri dan punggung.

“Sekarang sedang mencari darah sebanyak delapan kantung,” ujar Mama Nisa. Nah, pelaku yang bermukim di kawasan Samarinda Seberang sedang diburu petugas. “Tunggu dulu, anggota masih mengejar,” ujar Kanit Reskrim Polsekta Palaran Ipda Nodi saat dikonfirmasi Kaltim Post (grup pojokbandung.com).

(*/dra/ndy/k11)

Loading...

loading...

Feeds

DWP Jabar Gelar Pelatihan Budi Daya Tanaman Hias

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana …

Petugas Temukan Kompor Listrik di Lapas Banceuy

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banceuy melakukan razia terhadap warga binaannya untuk menyikapi kejadian kejadian di masyarakat, …

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …