Menelusuri Jejak Habib Rizieq di Kediamannya, Dijaga Ketat, Harus Lewati 7 Pos Jaga

itik pos penjagaan menuju Pesantren Habib Rizieq di Megamendung Bogor

itik pos penjagaan menuju Pesantren Habib Rizieq di Megamendung Bogor

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Habib Rizieq sulit ditemui pewarta pasca ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan lambang negara. Markas Habib Rizieq Shihab dijaga ketat. Untuk menemui Habib Rizieq di kediamannya, Ponpes Agrokultural Megamendung pun hampir tak mungkin. Ponpes ini memiliki penjagaan berlapis hingga tujuh pos penjaga.


Berjarak sekitar tiga jam berkendara dari pusat Kota Bogor, Ponpes Alam dan Agrokultural Markaz Syariah, berdiri di tengah hutan, di Kampung Lemah Neundeut, Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Medan menuju lokasi Ponpes Habib Rizieq lumayan berat. Jalanan tanah berbatu dan sarat lubang, cukup membahayakan.

Rabu siang (1/2/2017), sekitar pukul 12.00 WIB, Radar Bogor (grup pojokbandung) mencoba menemui Habib Rizieq di pesantrennya ini. Dari Jalan Raya KH RM Mohammad Toha (Ciawi), pintu masuk menuju ponpes berada di sebelah kanan jalan.

itik pos penjagaan menuju Pesantren Habib Rizieq di Megamendung Bogor

Titik pos penjagaan menuju Pesantren Habib Rizieq di Megamendung Bogor

Dari sini, perjalanan terus menanjak ke arah Cisarua-Sukagalih di jalur alternatif. Setelah kurang lebih 45 menit berkendara, sebuah bangunan triplek tampak mencolok dengan atribut FPI di mana-mana.

Rupanya ini adalah pos penjagaan yang membentengi ponpes Habib Rizieq. Di lokasi ini, tampak beberapa pria berseragam putih bersiaga.

Pandangan mereka tak lepas dari lalu lalang siapapun yang melintas menuju ke dalam kawasan pesantren. Termasuk wartawan ini. “Ini masih dibangun, pos satu,” tutur seorang penjaga.

Setelah berbincang cukup lama, pewarta ini diizinkan masuk terus ke dalam kawasan Ponpes, yang jaraknya masih tiga kilo dari pos pertama.

Dari si penjaga itu pula, diketahui bahwa Ponpes Agrokultural dibentengi sebanyak tujuh pos penjaga.

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …