Atasi Parkir Liar, Dishub Siapkan 100 Ribu Lembar Stiker Peringatan

jajaran Dishub Kota Bandung memperlihatkan stiker bagi pelanggar parkir liar. (murwani)

jajaran Dishub Kota Bandung memperlihatkan stiker bagi pelanggar parkir liar. (murwani)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Beri efek jera kepada masyarakat yang bandel, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung membuat stiker yang sulit dicopot untuk parkir liar.


“Jadi ini stiker peringatan, yang ditempel di kaca depan, mobil yang parkir di tempat yang salah,” ujar Kepala Dishub Kota Bandung Didi Rustandi, kepada wartawan, Rabu (1/2).

Didi mengatakan, untuk tahap awal pihaknya telah menyiapkan sekitar 100 ribu lembar stiker peringatan ini.

“Kalau ini efektif, nanti akan diperbanyak,” tambahnya.

Sistem stiker ini, untuk mendampingi sistem gembok ban untuk yang parkir sembarangan. Pendampingan ini, karena Dishub Kota Bandung hanya memiliki sekitar 35 gembok.

“Jadi ya pastinya banyak yang tidak tergembok,” katanya.

Beda dengan gembok yang untuk membukanya harus menghubungi petugas Dishub, untuk melepas stiker ini, bisa dilakukan sendiri, tapi dengan upaya ekstra.

“Nanti akan kita evaluasi mana yang lebih efektif,” tambahnya.

Sebenarnya, sistem stiker ini sudah dilaunching sejak tahun lalu. Namun, karena ada sedikit kendala, Dishub belum bisa melaksanakan sistem ini.

“Dulu belum ada payung hukum untuk menerapkannya. Namun kini payung hukum itu sudah ada dan didukung semua pihak,” tambahnya.

Stiker pelanggaran itu kata-katanya cukup unik dan jleb semisal ‘Salah Parkir Euy Era Ku Tihang’ atau ‘Salah Parkir, Besok Mikir Ya’.
Selain menerapkan gembok kendaraan dan stiker ini, Dishub pun berencana menerapkan sensor parkir di tempat larangan parkir semisal Jalan Dalem Kaum seberang Pendopo dan depan PT Pos Jalan Asia Afrika.

“Jadi, nanti kalau ada yang salah parkir di ruas jalan tersebut, nanti akan ada alarm yang berbunyi,” katanya. ‎(mur)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …