Ineu : Jangan Tiru Atlet Pengguna Doping

Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwa‎dewi Sundari

Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwa‎dewi Sundari

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) merasa prihatin dengan ditemukannya 12  atlet peraih medali pada Pekan  Olahraga Nasional (PON) dan  dua atlet Pekan Paralympic Nasional  2016 Jawa Barat yang dinyatakan positif doping. Hal ini dianggap telah menodai sportivitas yang seharusnya tersaji di ajang tersebut.


Ketua DPRD Provinsi  Jabar,  Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, hal ini patut disayangkan karena tidak mencerminkan jiwa olahraga yang baik. Dia  menilai hal ini tidak patut ditiru  oleh siapa pun.

”Adanya atlet peraih medali di  PON XIX dan Peparnas XV Tahun 2016 yang dinyatakan positif doping telah menodai semangat sportivitas dalam dunia olahraga di Tanah Air,” kata  Ineu di  Gedung  DPRD Provinsi Jabar, Kota Bandung, beberapa hari lalu. Maka dari itu, Ineu berharap tidak ada lagi atlet-atlet asal Jabar yang menggunakan doping untuk meraih prestasi terbaik dalam ajang olahraga.

”Wujudkan semangat sport- ivitas dan kejujuran dalam olahraga untuk meraih prestasi terbaik. Jangan sampai hasil  terbaik itu diraih karena doping,” katanya.

Ineu  pun berharap adanya  peningkatan pembinaan kepada atlet disamping peningkatan integritasnya. Tak hanya itu,  perlu adanya penguatan lembagaanti dopping hingga penandatanganan fakta integritas.

”Saya yakin teman-teman di PB PON dan Peparnas serta pihak lainnya yang terkait sudah berupaya sebaik mungkin. Tapi pengawasan untuk kedepannya harus diperketat lagi,”  kata dia.

Sebelumnya, PB PON dan Peparnas 2016 Jabar merilis penggunaan doping oleh atlet. Ditemukan 14 atlet yang positif menggunakan doping selama ajang  tersebut.

(mun)

Loading...

loading...

Feeds