Pemkot Bandung Bentuk Satgas Pasca OTT Kadis Penanaman Modal

Ridwan Kamil bersama Kapolrestabes Bandung pasca operasi tangkap tangan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. (Asep Rahmat)

Ridwan Kamil bersama Kapolrestabes Bandung pasca operasi tangkap tangan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. (Asep Rahmat)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemkot Bandung akan membentuk Satgas reformasi birokrasi, terkait proses perizinan usaha di sektor online. Tujuannya, untuk memastikan teknologi yang digunakan sudah dikerjakan sesuai prosedur dan seimbang dengan kebutuhan masyarakat.


Satgas dibentuk menyusul tertangkapnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dandan Riza Wardana dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli Kota Bandung, Jumat (27/1) malam.

“Saya sudah koordinasi dengan Sekda Kota Bandung untuk segera membentuk tim Satgas,” ungkap Walikota Bandung, Ridwan Kamil kepada wartawan, Senin (30/1).

Ridwan Kamil mengklaim, selama ini teknologi yang digunakan untuk proses perizinan di DPMPTSP sudah cukup baik. Namun, kenyataannya dimanfaatkan operator dengan cara memperlambat sistem, sehingga kesempatan tatap muka antara pejabat dengan pemohon izin dimanfaatkan untuk meminta sejumlah uang.

“Ada lima tahapan untuk proses perizinan itu semua berbasis online, bahkan pengirimannya melalui kantor pos. Tapi karena sistemnya dibuat lelet, seperti susah log in atau laporan hasilnya lama dan tidak jelas, sehingga pemohon datang ke kantor dan terjadilah transaksi. Mungkin ungkapan permintaanya uangnya ‘izinya mau cepat atau tidak,” papar Ridwan Kamil.

Ia mengaku kecewa terhadap Kepala Dinas PMPTSP dan beberapa staf lainnya yang tertangkap tangan oleh Tim Saber Pungli. Padahal, setiap kali rapat pihaknya selalu menegaskan untuk menghindari korupsi atau gratifikasi.

“Kalau kasus OTT oleh Tim Saber Pungli itu bagaimana kepalanya. Kalau kepala suka duit, ekornya suka duit, kalau kepalanya bengkok sedikit ekornya bengkok lebih banyak. Terbukti, tidak hanya kepala dinas yang tertangkap,” imbuhnya.

“Pemkot Bandung, Kapolrestabes Bandung dan Tim Saber Pungli akan tetap komitmen berantas pungli. Jangan macem-macem, mau ngakalin seperti apa modusnya pasti ketahuan, termasuk semua dinas yang berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat sangat berpotensi besar menyalahi wewenang,” timpalnya. (arh)

Loading...

loading...

Feeds

Karya yang Membuat Tanya

Gedung Munara 99 dan Skywalk Sabilulungan akhirnya telah rampung dibangun. Bangunan yang akan menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung …

Cinta Palsu Negeriku

‎Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, menempati peringkat …