Berkedok Cafe, Mucikari Jual Wanita Muda Bertarif Rp500 Ribu

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com-Bisnis prostitusi terselubung kembali terungkap. Kali ini, pengungkapan terhadap jasa esek-esek berkedok cafe itu menyediakan anak bawah umur.


Polres Kayong Utara menyingkap sebuah cafe yang berada di Desa Pangkalan Buton, Sukadana menyediakan jasa esek-esek. Termasuk anak di bawah umur yang diperdagangkan demi rupiah.

“Ya betul kita melakukan penggerebekan di ruko dekat simpang empat, café tersebut menjual minuman hangat, namun disinyalir disalahgunakan untuk wanita penghibur. Dari hasil penyelidikan dan laporan warga, ternyata benar di situ sempat mempekerjakan anak bawah umur. Kemudian saat dilakukan pengamanan, anak itu sudah tidak bekerja lagi,” kata Kasat Reskrim Polres Kayong Utara, Iptu Charles B.N Karimar.

Selain bekerja sebagai pelayan di cafe, gadis bawah umur juga dipekerjakan untuk melayani tamu yang ingin memakai jasanya. Dari hasil pemeriksaan saksi dan pemilik café, sekaligus menjadi mami mengakui yang bersangkutan pernah melayani tamu yang ingin menggunakan jasanya.

“Dia selain menjadi pelayan membuat minuman, juga disuruh melayani tamu, apabila ada yang ingin mendapatkan jasa yang lain. Saat dilakukan pengamanan, memang tidak ada yang sedang melakukan (hubungan badan), namun dari bukti yang kami peroleh, memang benar di situ pernah terjadi tindakan asusila,” tegasnya.

Terdapat tiga kamar di cafe itu. Berdasarkan informasi memang sering digunakan untuk melayani para tamu hidung belang. Namun dari pengakuan si pemilik café, tamu selalu mengajak keluar bila ingin memakai jasa anak asuhnya. Namun dari pengakuan korban, kabar tersebut memang sering digunakan untuk melayani para tamu. Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, tarif yang dikenakan untuk sekali berkencan ialah Rp500 ribu.

“Dari situ mami yang juga pemilik café akan mendapatkan 10 persen setiap kali jasa anak asuhnya dipakai pria hidung belang,” ungkap Iptu Charles. Pemilik cafe dijerat pasal 81 dan pasal 88. Hukuman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara. (lud)

Loading...

loading...

Feeds

Belajar Madu di Kedai Lebah

POJOKBANDUNG.com, RANCABALI – Tak hanya menyiapkan sajian madu asli, Kedai Lebah di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali Kabupaten Bandung juga memberikan edukasi …