Jelang Perayaan Imlek, Ini Persiapan Vihara Tertua di Kota Bandung

Petugas menyusun lilin  yang akan digunakan dalam perayaan Imlek di Vihara Dharma Ramshi. (Riana Setiawan)

Petugas menyusun lilin yang akan digunakan dalam perayaan Imlek di Vihara Dharma Ramshi. (Riana Setiawan)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Vihara di Kota Bandung terus melakukan persiapan menjelang Hari Raya Imlek, Sabtu (28/1). Seperti di Vihara Dharma Ramsi di Gang Ibu Aisyah, jalan Cibadak, Kota Bandung.


Vihara Dharma Ramsi merupakan vihara tertua di Kota Bandung yang berdiri sejak 1952 diprakarsai Bhiksu Anense dan Amoise asal negeri Tiongkok. Sampai saat ini, Vihara Dharma Ramsi sudah mengalami pemugaran dan sudah berganti kepengurusan selama beberapa generasi.

Saat ini terlihat beberapa pengurus mempersiapkan di beberapa bagian vihara, serta pemasangan beberapa ornamen baru untuk mempercantik interior khas Imlek.

Petugas pun telah menyusun lilin yang akan digunakan pada perayaan Imlek. Kesibukan di tempat ibadah tersebut semakin meningkat, menjelang perayaan Imlek besok.

Asikin, pengelola sekaligus jemaah di Vihara Dharma Ramsi, mengatakan telah melakukan proses perbaharuan yang difokuskan pada bagian eksterior dan interior vihara. Dalam rangka mempercantik vihara tersebut juga melibatkan warga sekitar, yang sebagian besar merupakan warga muslim di sekitar vihara.

“Bisa dilihat, kami sedang melakukan persiapan jelang Imlek nanti  untuk kenyamanan umat ketika beribadah. Untuk proses pengerjaan kita juga dibantu juga warga sekitar,” ujar Asikin.

Proses persiapan tersebut sudah dilakukan dari beberapa hari sebelumnya. Sebelum dilakukan proses pembersihan, terlebih dahulu pengelola mempersiapkan lilin yang akan dinyalakan pada perayaan Imlek.

Guna mempercantik vihara, pengelolapun memasang ornamen dan hiasan yang dipasang di bagian dalam vihara, seperti pemasangan lampion dan lampu kristal untuk menambah kesan indah pada vihara tersebut.

“Sebelum vihara dibersihkan, kita sudah mempersiapkan lilin untuk imlek, kira-kira 3 bulan yang lalu mempersiapkan lilin. Seperti sekarang ada salah satu umat vihara yang membawa lampion dan lampu kristal untuk dipasang di vihara,” ungkapnya.

Terkait pengamanan jelang perayaan Imlek, pihak vihara menuturkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Menurutnya hal tersebut merupakan kebutuhan, bukan karena belakangan isu intoleransi sedang memanas di Kota Bandung.

“Pengamanan itu adalah kebutuhan, bukan cuma karena kondisi saat ini saja. Semua umat ketika merayakan hari besarnya pasti ada pengamanan dulu, Nah itu memang sudah Standarnya seperti itu, saya berharap yang pasti aman dan tenang aja ibadahnya,” tandasnya. (jar/ca/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds