Pentolan GMBI Pamer Kesaktian Makan Paku

Pentolan GMBI makan paku

Pentolan GMBI makan paku

POJOKBANDUNG.com- PENTOLAN LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) memamerkan kesaktian memakan paku.  Hal tersebut beredar dalam sebuah video yang tersebar di media sosial (medsos) dan aplikasi WhatsApp (WA), Selasa (24/1/2017).


Dalam video itu, pentolan GMBI yang belum diketahui identitasnya, tampak menyantap paku dalam jumlah banyak. Beberapa orang di sekelilingnya pun tampak tertawa.

Video mengerikan tersebut beredar setelah Jawara Bekasi, Damin Sada menantang Ketua GMBI duel maut di alun-alun Kota Bekasi Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Pria yang sedang makan paku itu memiliki rambut gondrong dan berkacamata. Rambutnya gondrongnya diikat. Awalnya, dia hanya mengenakan baju dalam. Kemudian pria tersebut berdiri mengambil baju seragam GMBI dan memakainya.

“GMBI Kabupaten Bekasi. GMBI nih, sembarangan lu. Nih (paku) makanan GMBI, makan nasi lu,” ujar pria pemakan paku tersebut.

“Lawan nih jago GMBI nih,” timpal pria bertato dan berkepala botak yang berada di sampingnya.

Sebelumnya, Jawara Bekasi Raya Damin Sada, menantang Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) duel maut di alun-alun Kota Bekasi.

Damin Sada mengatakan, sebelum duel, sebaiknya dibuat surat pernyataan untuk tidak saling menuntut jika dalam duel itu ada yang meninggal dunia.

Mantan Kepala Desa Srijaya yang dikenal sebagai salah satu tokoh yang merobohkan Patung Lele di Bundaran Bulan-bulan pada 2002 silam itu mengaku tantangan duel maut dia lontarkan lantaran gerah dengan aksi LSM GMBI.

Damin Sada menjelaskan, banyak umat Islam di Bekasi yang kecewa dengan pengalihan isu yang diputar balik bahwa massa Front Pemebela Islam (FPI) menyerang GMBI saat mengawal pemeriksaan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di Polda Jawa Barat beberapa waktu lalu.

“Lagian ngapain itu LSM GMBI mengawal kasus Habib Rizieq, mereka seharusnya menyerahkan saja semuanya ke penegak hukum,” tegas Damin Sada usai melaksanakan salat Jumat di Masjid Al-Barkah Bekasi, Jumat (20/1/2017).

Damin Sada juga kecewa dan marah lantaran banyak GMBI Bekasi yang berada di lokasi kejadian saat bentrok terjadi di Bandung.

“Saya sebelumnya pasca tejadinya bentrok itu, sudah mencoba untuk memediasi anggota GMBI di Bekasi, namun mereka tidak merespon. Padahal kita semua ini saudara, dan saya ingin ada titik terang dari persoalan ini,” imbuh Damin Sada.

(one/pojoksatu/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Dana BK Porda Tak Ideal

POJOKBANDUNG.com, KUTAWARINGIN – Akibat pandemi Covid 19, Pemerintah Kabupaten Bandung terpaksa harus melakukan refocusing terhadap anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia …

Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat. “Setelah …

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …