Dituding Hina Habib Rizieq, Presenter Ini Kehilangan Program Acara

Uus. Foto Instagram

Uus. Foto Instagram

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA— Cuitan presenter Uus, yang dianggap menghina ulama dan Imam Besar Habib Rizieq Shihab melalui akun Twitter pribadinya, tampaknya harus dibayar mahal.


Sebab, terhitung mulai hari ini, Uus dikabarkan dipecat dari program musik Inbox SCTV dan Opera Van Java (OVJ) Trans7.

Hal itu diketahui lantaran Uus menyebut dirinya sudah menjadi pengangguran.

“Udah udah. Besok aku sudah ngga di Inbox. OVJ pun sepertinya demikian. Terima kasih ya semuanya,” cuit Uus, Senin (23/1) malam.

Dua jam kemudian, Uus kembali berkicau dan menyebutkan bahwa dia sudah resmi menjadi pengangguran.

Meski tak menyebut alasan pemecatan tersebut, namun kuat dugaan ia dipecat lantaran menghina ulama dan Habib Rizieq yang berujung bully dari netter.

“Hari ini fix banget pengangguran :)),” kicau Uus.

Sebelumnya, Uus dibully lantaran dinilai telah menghina ulama dan Habib Rizieq.

Hal ini bermula saat Uus mengomentari poster yang bertuliskan, “Sehelai rambut Habib Rizieq Jatuh, bukan urusan dengan FPI! Tapi dengan umat Islam”.

Uus lantas mengomentari tulisan itu dan membuat cuitan kontroversial. “Shampo untuk Rizieq. Viralkan! Bantu Rizieq beli shampo!!”.

Cuitan ini langsung menuai beragam komentar. Ada yang menganggapnya sebagai lawakan, namun ada pula yang menilai Uus sengaja menghina.(one/ps/chi/jpnn)

Loading...

loading...

Feeds

Belajar Madu di Kedai Lebah

POJOKBANDUNG.com, RANCABALI – Tak hanya menyiapkan sajian madu asli, Kedai Lebah di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali Kabupaten Bandung juga memberikan edukasi …

DPRD Jabar Imbau Ponpes Taati Prokes

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar M. Sidkon Djampi mengimbau para santri dan pengajarnya taati protokol kesehatan Covid-19. …

Kenaikan Sanksi Prokes Terbentur Pergub

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penerapan kenaikan sanksi denda untuk pelanggaran protokol kesehatan (prokes) sulit dilakukan. Musababnya, realisasi sanksi tersebut harus melakukan …