Soal Cagub Jabar dan Cawalkot Bandung, Partai Ini Tak Syaratkan Kader

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG. com, BANDUNG–Soal Calon Gubernur Jabar dan Walikota Bandung, Partai Nasdem tidak mensyaratkan harus mengusung kader.


“Ya tidak harus kader, yang penting putra terbaik Jabar dan Bandung. Tidak harus kader,” ujar Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh.

Meski demikian, Paloh mengaku belum memiliki figur untuk dijadikan calon baik Gubernur Jabar maupun Walikota Bandung, dalam pilkada mendatang.

“Itu kan masih jauh (Pilgub dan pilwalkot, red),” tambahnya.

Saat disebut nama Ridwan Kamil yang mungkin diusung nantinya, saat Pilgub maupun Pilwalkot, Paloh mengatakan Ridwan Kamil adalah teman baik.

“Kalau dia (Ridwan Kamil, red) itu sahabat,” katanya tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Meski mendapat kursi cukup banyak di Pilwalkot 2014 lalu di DPRD kota Bandung, namun dalam pemilu selanjutnya Partai Nasdem akan lebih konsentrasi dalam keterlibatan perempuan.

Salah satu upayanya, dengan melantik 600 orang kader Garda Wanita Nasdem Jabar.

“Harapannya, bisa menambah keterlibatan dan peran serta perempuan di Partai Nasdem,” tambahnya.

Menurut Paloh, dalam Pemilu lalu, keterlibatan perempuan di parlemen saat mencalonkan diri sekitar 40 persen. Sementara yang lolos menjadi anggota legislatif baru 10 persen.

“Itu menjadi pekerjaan rumah kita, untuk melibatkan perempuan lebih aktif lagi, terutama di Jabar,” terangnya.

Surya Paloh saat memberikan pengarahan kepada pengurus Garda Wanita Malahayati Partai NasDem se-Jawa Barat, menegaskan kaum wanita memiliki peran strategis untuk bergerak dalam kancah politik nasional.

Menurut Paloh, wanita Garda Nasdem harus fokus bekerja dan bekerja. Tak bisa lagi kita bertopang dagu, tapi harus bekerja secara konkret untuk bangsa,” ungkapnya.

Paloh mengatakan, kehadiran Garnita Malahayati, tidak ada lagi wanita mengemis minta kesetaraan hak dan keanggotaan dalam Garda ini tidaklah hanya berasal dari para wanita kader NasDem tetapi keanggotaan tersebut terbuka bagi semua wanita dari berbagai latar belakang dan profesi yang beragam didirikan tahun 2011 ini.

Menurut Paloh, Garda wanita yang sengaja memakai nama Malahayati ini, terinspirasi oleh Malahayati yang merupakan pejuang wanita asal Aceh. Malahayati adalah pejuang pada masa 1585-1604. Dia mengisi kehidupan dengan memperjuangkan hak-hak wanita. (mur)

Loading...

loading...

Feeds

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …

Bakal Punya Wadah Industri Kreatif

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bertekad mewujudkan industri kreatif milenial. Gagasan itu rupanya tak main-main. Upaya …