BPJS Kesehatan Solusikan Kesulitan Likuiditas RSUD Soekardjo

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- BPJS Kesehatan Divisi Regional V dan Kantor Cabang Tasikmalaya menggelar rapat koordinasi bersama untuk mencari solusi atas krisis keuangan yang dialami Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya pada Kamis (19/1) kemarin.


Seperti diberitakan sejumlah media lokal dan televisi swasta, RSUD Tasikmalaya mengalami krisis keuangan karena klaim layanan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) belum dibayarkan Pemda Tasikmalaya. Begitu halnya klaim peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Khusus BPJS Kesehatan dikabarkan menunggak sebesar Rp 20,3 miliar untuk periode September hingga Desember 2016.

Menanggapi hal ini, Kepala Divisi Regional V BPJS Kesehatan Mohammad Edison menjelaskan, BPJS Kantor Cabang diwilayah Divisi Regional V menyelesaikan klaim Rumah Sakit sesuai dengan ketentuan, batas waktu pembayaran klaim RS adalah 15 hari sejak berkas diterima BPJS Kesehatan termasuk penyelesaian klaim RSUD Soekardjo, bahkan tagihan September hungga Oktober selesai sebelum 9 hari.

Sedangkan klaim November 2016 sebesar Rp 2,7 miliar direncanakan selesai 6 hari, sehingga senin (23/1) semua klaim selesai dibayar, percepatan ini dimaksudkan untuk membantu likuiditas rumah sakit RSUD Soekardjo.

Mohammad Edison menambahkan, meskipun melakukan percepatan, BPJS Kesehatan tetap mengedepankan ketelitian dalam proses pemeriksaan berkas klaim untuk memastikan klaim sudah sesuai ketentuan. “Sehingga pada saat audit oleh pihak internal maupun eksternal aman dan tidak ada penyimpangan,” ujarnya.

Untuk menjaga cash flow Rumah Sakit lancar, Mohammad Edison mengimbau seluruh Rumah Sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk mempercepat pengurusan klaim sesuai ketentuan. (ymi)

Loading...

loading...

Feeds