Sadisnya Pembunuhan Rafika!! Dianiaya, Leher Ditusuk Lalu Diiris

Foto semasa hidup Rafika Hasanuddin

Foto semasa hidup Rafika Hasanuddin

POJOKBANDUNG.com- Seorang mahasiswi, Rafika Hasanuddin, (22) warga Desa Balla Kecamatan Bajo Kabupaten Luwu ditemukan tewas bersimbah darah didepan pintu kamar mandi rumahnya di Perumahan Yusuf Bauti Kecamatan Sombaopu Gowa, Senin (16/1/2017).


Rafika ditemukan pertama kali oleh security perumahan Yusuf Bauti, Saleh dalam keadaan terlentang didepan kamar mandi bersimbah darah sekira pukul 17.00 wita.

Polisi telah merilis hasil visum dan autopsi alumni Farmasi Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar itu. Hasilnya? Pembunuhan Rafika terbilang sadis. Pelaku berlaku sadis dengan tidak hanya menusuk leher Rafika, tapi juga mengirisnya.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, dari hasil visum, korban ditusuk di bagian leher kemudian diiris.

“Saya akan jelaskan hasil visum dan outopsi yang meninggal 3 hari lalu. Hasilnya disimpulkan penyebab matinya adalah karena ada luka iris di leher. Luka tusuk dulu baru diiris,” kata Dicky saat merilis hasil autopsi dan visum almarhumah Rafika Hasanuddin di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Rabu (18/1/2017).

Dicky menyebutkan, pembunuhan terhadap Rafika memang terbilang sadis. Sebab, sebelum dibunuh, korban terlebih dahulu mengalami penganiayaan.

“Ada luka memar di pipi, kening dan dada. Jadi diduga sebelum ditusuk di leher. Korban terlebih dulu dianiaya,” kata Dicky.

Dicky memastikan kasus pembunuhan Rafika bukan kasus perampokan. Hal ini dikuatkan dari hasil olah TKP di rumah korban Blok A/5 bahwa tidak ada satu pun barang korban yang hilang.

Motornya masih ada terparkir di dalam rumah. Bahkan uang korban tidak ada yang hilang. Itu temuan di TKP,” kata Dicky.

 Lebih jauh Dicky mengatakan, ponsel android korban tang sebelumnya dinyatakan hilang, pun sudah ditemukan di selokan samping rumah korban saat olah TKP, Selasa (17/1/2017) kemarin.

Tapi sejauh ini, gabungan personel Satreskrim Polrea Gowa dan Unit Resmob Polda Sulsel masih menyelidiki kasus ini.

Anggota masih mengumpulkan bukti petunjuk untuk mengungkap kasus kasus pembunuhan sadis Rafika Hasanuddin (22) alumni Farmasi Universitas Indonesia Timur (UIT) itu.

Sejauh ini, lanjut Dicky, sudah ada 3 saksi yang diperiksa. Dam masih akan memeriksa beberapa saksi lain, yang pernah berkomunikasi dengan korban sebelum terjadinya pembunuhan sadis.

(muh fadly/pojoksulsel/ca)

Loading...

loading...

Feeds

43 Prajurit TNI Ditukar US Army

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan beberapa perwakilan dari tentara Amerika untuk Indonesia. Dalam pertemuan …