Golkar Jabar Akan Undang Ade Irawan Terkait Pelaporan Azul ke Kejati

Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi (istimewa)

Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi (istimewa)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta seluruh pengurus Golkar Cimahi tak terprovokasi dengan laporan yang dilayangkan mantan Bupati Sumedang Ade Irawan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat untuk menjadikan tersangka Achmad Zulkarnain terkait kasus Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) DPRD Kota Cimahi tahun 2010-2011.


Dedi mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera memanggil Ade Irawan, terkait laporannya tersebut.

“Saya akan meminta penjelasan apa yang menjadi latar belakang pak Ade melaporkan Pak Azul (Achmad Zulkarnain),” ungkap Dedi yang yang mengusung pasangan Atty Suharti- Azul pada Pilkada 2017 Cimahi itu, Selasa (17/1/2017).

Dedi mengakui, belum mengetahui secara pasti apa isi laporan Ade Irawan yang dilayangkan ke Kejati Jabar Senin (16/1/2017) kemarin. “Kita harus duduk bersama agar masalah ini tidak merembet kemana-mana,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ade Irawan melaporkan 44 anggota legislatif Cimahi ke Kejati Jawa Barat terkait kasus korupsi SPPD DPRD Kota Cimahi tahun anggaran 2010.

Mantan Bupati Sumedang itu menuntut Kejati Jabar menetapkan Ahmad Zulkarnain dan 43 Anggota DPRD Kota Cimahi Periode 2009-2014 sebagai tersangka Kasus Penyimpangan Perjalanan Dinas DPRD Kota Cimahi tahun anggaran 2010-2011.

Kejati Jabar pun menjanjikan memproses kasus yang dolaporkan Ade Irawan tersebut.  “Kami telah menerima laporan dari Saudara Ade Irawan mengenai korupsi perjalanan dinas anggota DPRD Kota Cimahi 2010,” ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum, Raymond Ali di Kejati Jabar, Jalan L.L.R.E Martadinata, Kota Bandung, Senin(16/1).

“Saat ini kami belum bisa berkomentar, yang jelas kita akan menanggapi laporan tersebut,” timpalnya. (gat)

 

Loading...

loading...

Feeds