Ketua Dewan Pembina OSIS Jabar Sebut NKRI Harus Dijaga

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Pemahaman akan pentingnya menjaga keutuhan NKRI harus rutin diberikan kepada pelajar. Sebagai generasi muda, kelak mereka akan menjadi tulang punggung dalam menjaga persatuan dan kesatuan di Tanah Air.


Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Pembina Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa saat memberikan keterangan pers terkait Festival Pelajar Jabar 2017 yang akan digelar di Sabuga ITB, Bandung, Minggu (15/1). Menurut rencana, acara ini akan dihadiri 12-13 ribu pelajar dari 27 kabupaten/kota di Jabar.

“NKRI harga mati. Begitu juga dengan Pancasila,” kata Iwa. Dia mengatakan, sebagai negara yang kaya akan keragaman penduduknya, Indonesia memiliki tantangan besar dalam mempertahankan keutuhan.

Tak hanya dari luar, potensi ancaman itupun bisa datang dari internal kita sendiri. Dia menilai, saat ini potensi radikalisme dan terorisme memang tengah menjadi sorotan banyak pihak. Ini menandakan ancaman tersebut nyata adanya.

Oleh karena itu, semua lapisan masyarakat khususnya pelajar harus mampu mengantisipasinya agar tidak berdampak buruk terhadap kondisi bangsa. “Pelajar, sebagai generasi muda, tentu menjadi sasaran penyebaran paham radikal dan teroris,” kata Iwa.

Pelajar, lanjutnya, harus diberi pemahaman yang baik akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan. Berbagai informasi yang akan merusak kondisi bangsa harus dipahami agar tidak salah dalam menyikapinya.

“Semua pelajar harus ikut menangkal berbagai kegiatan terorisme dan radikalisme agar jangan sampai terperdaya,” ujarnya. Dia membenarkan, perkembangan teknologi informasi saat ini memperburuk hal itu jika tidak disikapi dengan benar.

Berbagai informasi keliru dan berpotensi menghasut warga bisa dengan mudah tersebar di masyarakat. “Pelajar sebagai generasi muda, calon pemimpin, harus selalu mengecek setiap informasi yang diterima,” katanya.

Dengan begitu, melalui Festival Pelajar ini, dia ingin semakin banyak pelajar yang bertekad dan paham untuk menjaga keutuhan bangsa. Selain itu, Iwa pun berpesan agar generasi penerus ini tidak terlibat penyalahgunaan narkoba dan menghindari penyimpangan seksual.

“Mereka (pelajar/generasi muda) ini aset yang berharga. Jadi harus betul-betul dijaga,” katanya.

Dalam festival pelajar itu, kata Iwa, pelajar akan ditempa tentang kepemimpinan dan peningkatan literasi. Hal ini sangat positif dan diperlukan generasi muda saat ini.

“Saya berharap pertemuan pelajar se- Jabar ini bisa mencegah berbagai hal negatif. Jadi, anak-anak di Jabar jadi soleh dan berguna untuk orang tua, agama dan daerahnya,” kata dia.

Menurut Ketua Dewan Pembimbing Forum OSIS Jabar, Hanief Fuady, Festival Pelajar Jabar ini merupakan ajang silaturahmi terbesar bagi pelajar di Jabar. Ini bertujuan untuk menampilkan berbagai bakat dan potensi yang dimiliki pelajar.

“Festival pelajar diharapkan dapat memicu semangat pelajar di Jabar untuk semakin berkreasi dan berprestasi,” katanya. Selain itu, dia optimistis acara inipun jadi ajang penguatan persatuan dan kesatuan khususnya di kalangan pelajar.

Dia menyebut, ajang ini merupakan metodologi pembelajaran baru bagi pelajar. Sebab, kata dia, jika dilakukan di dalam kelas akan mengundang kejenuhan dari siswa itu sendiri.

“Makanya kita pilih acara ini. Selain belajar, di sini mereka juga akan mendapat hiburan,” katanya.

Menurut rencana, beberapa artis ternama akan hadir untuk memeriahkan acara itu. Mereka diantaranya penyanyi Tulus, Fiersa Besari, dan Bondan Prakoso.(azm)

Loading...

loading...

Feeds

Rina Gunawan Meninggal Dunia

Rina Gunawan, istri dari Teddy Syach dikabarkan meninggal dunia pada hari ini Selasa (2/3). Kabar duka tersebut dibenarkan sang manajer.

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …