Pegawai Kecamatan Lakukan Penipuan dengan Modus Makelar CPNS, Puluhan Orang Jadi Korban

Polisi menunjukan barang bukti dalam kasus penipuan CPNS di Mapolres Cimahi, Jum'at (13/1/2017). Foto: Achmad Nugraha/Radar Bandung

Polisi menunjukan barang bukti dalam kasus penipuan CPNS di Mapolres Cimahi, Jum'at (13/1/2017). Foto: Achmad Nugraha/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI- Penipuan berkedok perekrutan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tak hanya terjadi di lingkungan Pemprov Jawa Barat.


Setelah Kamis (12/1/2017) dua pelaku penipuan diciduk di Gedung Sate, Polresta Cimahi meringkus oknum PNS yang diduga terlibat kasus penipuan rekrutmen PNS tersebut.

Modus yang dilakukan tersangka dengan menjanjikan korban menjadi PNS dengan mengharuskan membayar sejumlah uang dengan kisaran antara Rp 50 juta – 60 juta.

Sejauh ini, baru ada dua korban yang melapor perbuatan pelaku yang sehari-hari bekerja di kantor Kecamatan Cihampelas, Kab Bandung Barat (KBB) itu. Keduanya merupakan warga Kota Cimahi dan warga Kab Bandung Barat.

Kapolres Cimahi, AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan, biasanya, dalam melakukan aksinya, pelaku meminta uang kepada korban secara bertahap.

“Pelaku meminta Rp 20 juta dulu, beberapa waktu kemudian mereka menunjukan Surat Keputusan Pengangkatan korban sudah menjadi calon PNS. Hal itu membuat korban yakin dan melunasi sisa pembayarannya,” ungkap Ade di Mapolres Cimahi seperti dikutip dari Radar Bandung (grup pojokbandung.com).

Ade mengutarakan, dari penuturan pelaku, dirinya sudah merekrut CPNS mencapai 50 orang dari wilayah Cimahi, Kab. Bandung Barat, Kab Bandung, Kab Cianjur, Kab Sumedang, dan Kab Tasikmalaya.

Nah, pelaku menyebut hasil uang hasil penipuan disetorkan kepada seseorang yang merupakan penggagas ide penipuan CPNS sebesar Rp 40 juta. (bbb)

 

Loading...

loading...

Feeds

Telkomsel Hadirkan To The POIN Festival

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Menjelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Telkomsel kembali memberikan program spesial kepada seluruh pelanggan setia dengan menggelar …