Bank Bjb Selenggarakan Seminar “Be A Professional Banker Towards Economic Growth”

Direktur Komersial bank bjb Suartini (kiri), Pakar Ekonom Indonesia Dr. Aviliani SE, MSi, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko bank bjb Agus Mulyana Saat menyerahkan cinderamata kepada salah satu speaker pada public seminar “Be a Professional Banker Towards Economic Growth”. (istimewa)

Direktur Komersial bank bjb Suartini (kiri), Pakar Ekonom Indonesia Dr. Aviliani SE, MSi, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko bank bjb Agus Mulyana Saat menyerahkan cinderamata kepada salah satu speaker pada public seminar “Be a Professional Banker Towards Economic Growth”. (istimewa)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – bank bjb menyelenggarakan Seminar yang dihadiri oleh para Pemimpin Divisi, Pemimpin Wilayah, Pemimpin Cabang dan Pemimpin Unit bank bjb. Seminar merupakan seminar pembuka di awal tahun 2017 yang mengangkat tema “Be A Professional Banker Toward The Economic Growth”.


Pada sesi pertama seminar, Dr.Aviliani SE,Msi sebagai pakar Ekonom Indonesia dan Shinta Witoyo Dhanuwardoyo Pakar IT (Founder bubu.com) menjadi nara sumber dengan moderator Budi Adiputro (News Anchor CNN Indonesia) dan dibalut apik dengan konsep Talk Show memaparkan prediksi makro ekonomi Indonesia di Tahun 2017.

Menurut Aviliani pada tahun ini perekonomian masih akan sangat fluktuatif sehingga perbankan diharapkan memperkuat monitoring debitur. Beberapa sektor yang tetap menjadi peluang bagi perbankan adalah sektor UKM dan properti kelas menengah.

Aviliani mengatakan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,1 persen jika pemerintah mampu menyediakan lapangan kerja dan angka inflasi bisa ditekan lebih rendah.

Salah satu yang disoroti juga adalah perilaku konsumen kelas menengah Indonesia saat ini yang memasuki tahap ketergantungan dengan teknologi dan perbankan memiliki peranan yang penting dalam bidang financial technology.

Namun kecepatan perkembangan teknologi harus diimbangi dengan kemampuan perbankan dalam membangun sebuah sistem, maka Aviliani dan juga Shinta Witoyo mengatakan bank sebaiknya berkolaborasi bukan berkompetisi dengan perusahaan berbasis teknologi agar tetap memiliki kesempatan membidik pasar.

Loading...

loading...

Feeds

Indikator Menuju Desa Maju

MAJU desanya, makmur dan sejahtera warganya. Mungkin ini adalah dambaan setiap orang, untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Inilah yang disebut …

Sosok Habib Rizieq di Mata UAS

POJOKBANDUNG.com – Ustadz Abdull Somad (UAS) memberikan pandangannya terhadap sosok Habib Rizieq Shihab. Imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu …