Merinding, Ini Video Detik-Detik Meninggalnya H Miftahul Arifin Saat Sujud Terakhir Shalat

Bahkan, sebelum terdengar suara adzan, almarhum sudah beranjak ke Masjid. Termasuk untuk salat tahajud (tengah malam) sebelum salat subuh, juga dilakukan di Masjid. Ya, karena selama ini Masjid sudah dianggap sebagai rumahnya.


“Bapak memang tidak pernah sekalipun meninggalkan salat lima waktu. Setiap salat selalu di Masjid,” kata Subkhan.

Selasa (3/1) siang lalu, almarhum juga sempat pergi ke Pasar Lawang untuk membeli pisang. Tidak ada tanda-tanda atau pesan terakhir. Ketika Maghrib, almarhum juga salat di Masjid.

“Usai salat Magrib bapak juga masih ikut tadarus. Di Masjid setiap harinya memang selalu ada tadarus,” tuturnya.

Setelah itu dilanjutkan dengan salat Isya’ berjamaah. Usai salat Isya’, almarhum melanjutkan salat sunnah. Jamaah lainnya saat itu sudah pulang.

Ketika sujud akhir, Asep salah satu pengurus Masjid Babus Salam, melihat almarhum sujud sangat lama. Padahal malam itu, Masjid sudah mau dikunci. Karena khawatir, Asep lalu memberitahu Hj Nurjannah, istri almarhum untuk melihatnya.

Ketika dibangunkan, sama sekali tidak ada jawaban. Saat dipegang dahinya, keluar keringat dingin yang menempel pada karpet.

“Waktu itu bapak sudah mau dibawa ke rumah sakit oleh Pak Hanafi (Ketua RW 02). Namun sama ibu tidak boleh karena memang kondisinya sudah meninggal,” ucapnya dengan kedua mata yang sembab.

Dari kepribadian almarhum yang diingat oleh anak-anaknya adalah keikhlasannya dalam menjalankan ibadah. “Pesannya dulu kepada saya, diminta jangan meninggalkan salat dhuha. Salat wajib harus diutamakan,” paparnya.

Loading...

loading...

Feeds

Bos Aquabike Kagumi Waduk Jatiluhur

RADARBANDUNG.ID, PURWAKARTA- Even internasional Aquabike World Championship Grand Prix Indonesia 2 akan digelar di waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, 9 hingga …