Gawat, Warga Cimahi Anggap Atty Suharti Bukan Lagi Calon Walikota

Tersangka kasus dugaan suap pembangunan Pasar Atas Baru Walikota Nonaktif Cimahi Atty Suharti Tochija usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (9/12/2016). Foto: Jawa Pos

Tersangka kasus dugaan suap pembangunan Pasar Atas Baru Walikota Nonaktif Cimahi Atty Suharti Tochija usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (9/12/2016). Foto: Jawa Pos

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Status Atty Suharti sebagai tersangka kasus dugaan suap Pasar Atas Baru tahap II membuat banyak kalangan menganggap walikota Cimahi nonaktif bukan lagi calon walikota dalam gelaran Pilkada Cimahi, 15 Februari mendatang.


Sekretaris tim pemenangan Atty Suharti-Achmad Zulkarnain,  Angi Permana meminta KPU setempat untuk terus mensosialisasikan status Atty, yang kini sebenarnya masih berstatus sebagai peserta Pilkada.

Angi berharap KPU dapat memastikan ke masyarakat bahwa, pasangan nomor urut satu Atty Suharti  yang berpasangan dengan Achmad Zulkarnain masih menyandang status sebagai calon Walikota Cimahi , meski Atty kini menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami berharap KPU bisa memberikan penegasan untuk meyakinkan warga kalau bu Atty itu masih peserta Pilkada Cimahi 2017,” ungkapnya.

Hal ini, kata Angi, bukan berarti timnya ingin diperhatikan lebih oleh KPU, namun menurutnya, memang sudah semestinya KPU terus mensosialisasikan seluruh pasangan calon.

Informasi yang dihimpun, sebagian masyarakat Cimahi memang menganggap Atty Suharti bukan lagi calon Walikota Cimahi pascapenangkapan KPK. Warga Cimahi Utara, Yana Kusdiawan (55) misalnya. Dia menganggap dengan diciduknya Atty oleh KPK, Atty gugur dari pencalonannya sebagai calon walikota.

“Saya tahunya kalau orang yang punya masalah lalu ditangkap itu berarti dia tidak bisa melakukan aktivitas apapun,” katanya.

Warga lainnya, Rahman (39) malah menganggap Pilkada Cimahi hanya diikuti dua pasangan calon, Asep Hadad-Irma Indriyani dan Ajay M. Priatna-Ngatiyana. Itu karena pasangan nomor urut 1, calon pertahana Atty Suharti yang berpasangan dengan Achmad Zulkarnain ditangkap KPK.

“Saya kira malah yang ikut Pilkada cuma dua paslon lagi. Saya kurang paham,” aku warga Kelurahan Melong itu. (cr7)

Loading...

loading...

Feeds

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …