Bentrok Antar Geng Narkoba, Puluhan Napi Tewas tanpa Kepala

keluarga narapidana di luar Penjara Anisio Jobim usai bentrok mengerikan. Mereka berdoa untuk keluarganya di dalam penjara itu. Foto: AFP

keluarga narapidana di luar Penjara Anisio Jobim usai bentrok mengerikan. Mereka berdoa untuk keluarganya di dalam penjara itu. Foto: AFP

POJOKBANDUNG.com- BARU-baru ini bentrokan maut terjadi antara dua geng narkoba terbesar Brasil di kompleks penjara Anisio Jobim, Brasil.


Peristiwa ini mengakibatkan 56 orang tewas. Saat bentrokan berlangsung di salah satu blok, ratusan penghuni blok lain melarikan diri.

Situasi keamanan di kompleks penjara di Kota Manaus, Negara Bagian Amazonas, itu baru kembali pulih pada Senin pagi waktu setempat (2/1) atau Senin sore WIB.

”Selain menewaskan 56 orang, bentrokan juga mengakibatkan sekitar 144 narapidana yang lain kabur,” terang salah seorang pejabat pemerintah.

BBC melaporkan bahwa sebagian narapidana yang kabur itu justru mengunggah swafoto mereka di internet. Foto tersebut disebarluaskan dari akun Facebook salah seorang narapidana yang bernama Brayan Bremer lengkap dengan caption ”Dalam pelarian dari penjara”.

Bremer yang dipenjara karena kasus perampokan terlihat berada di sebuah hutan bersama teman-temannya sesama narapidana. Dalam foto itu, dia tersenyum sambil mengacungkan jempol ke arah kamera.

Di belakang Bremer terlihat beberapa narapidana lain yang kabur dari tahanan yang dikelola pihak swasta tersebut. Total ada 188 napi yang kabur. Hingga kini, baru 40 yang tertangkap kembali.

Sergio Fontes, pejabat keamanan publik Amazonas, menyatakan, kubu yang terlibat bentrokan adalah Familia de Norte (FDN) dan Primeiro Comando da Capital (PCC).

”FDN adalah geng paling kuat di Amazonas. Sedangkan PCC adalah geng paling berbahaya di Brasil,” terangnya. Dia mengatakan, bentrokan bermula pada Minggu sore dan berlanjut sampai Senin pagi.

Saat kerusuhan reda dan para narapidana kabur, polisi mulai menyisir lokasi kejadian. Petugas menemukan mayat-mayat berge­limpangan.

Loading...

loading...

Feeds