Siap-siap Ya, Biaya STNK dan BPKB Naik 100 Persen Mulai 6 Januari

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com- PEMERINTAH mengeluarkan aturan baru terkait Penerimaan Negara Bukan Pajak(PNBP) dalam Peraturan Pemerintah (PP) 60/2016.


Pada PP 60/2016 tersebut secara resmi menaikan tarif penerbitan surat kendaraan, yang secara resmi akan diterapkan pada 6 Januari 2017 mendatang.

Direktur Lalulintas Polda Sulsel Kombes Pol Winarto mengatakan, PP 60/2016 tersebut merupakan pengganti dari PP 50/2010 tentang PNBP.

Peraturan baru ini juga menambah pemasukan negara lain yang sebelumnya tidak dipungut biaya. Seperti poin penerbitan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB) Pilihan.

“Ada pembaruan dalam PNBP yang sebelumnya memakai PP 50 diganti PP 60 tahun 2016 dan akan mulai diterapkan pada tanggal 6 Januari mendatang,” kata Dirlantas Kombes Pol Winarto.

 Winarto berharap, PP 60/2016 tentang PNPB ini dapat seiring dengan baiknya pelayanan oleh aparat dan petugas  terhadap masyarakat yang mengurus surat kendaraannya.
Apalagi beberapa tahun terakhir keluhan masih sering dirasakan, terlebih proses pengurusan yang lama dan berbelit-belit.

Untuk itu, Winarto menegaskan akan melakukan pembenahan pada pelayanan pengurusan surat kendaraan.

“Saya akan cek kenapa selama ini lambat.  Saya janji akan saya ubah menjadi lebih cepat,” tegasnya.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) 60 Tahun 2016, pajak kendaraan bermotor akan mengalami kenaikan hingga lebih 100 persen.

Aturan mengenai jenis dan tarif kenaikan penerimaan negara bukan pajak tersebut, mencakup antara lain penerbitan surat tanda nomor kendaraan bermotor, pengesahan surat tanda coba kendaraan bermotor, penerbitan tanda kendaraan bermotor, serta penerbitan buku kendaraan bermotor.

Untuk penerbitan surat tanda nomor kendaraan bermotor (STNK) misalnya, untuk roda dua atau roda tiga yang baru dari Rp 50 ribu naik menjadi Rp 100 ribu.

Sedangkan perpanjangan juga naik dari Rp 50 ribu naik menjadi Rp 100 ribu. Sementara untuk roda empat atau lebih yang baru naik dari Rp 75 ribu menjadi Rp 200 ribu. Sedangkan perpanjangan juga naik dari Rp 75 ribu menjadi Rp 200 ribu. (ca)

Loading...

loading...

Feeds