Duh.. Pengantin Pria Kabur Saat Upacara Pernikahan, Senjata Tajam pun Jadi Pengganti

Suasana kediaman pengantin wanita di Desa Peliatan. Foto Radar Bali

Suasana kediaman pengantin wanita di Desa Peliatan. Foto Radar Bali

POJOKBANDUNG.com- PERNIKAHAN I Wayan Budiasa alias Ning Ges dengan Ni Nyoman Darmi membuat heboh masyarakat Bali. Pasangan ini nyaris batal menikah lantaran pengantin pria kabur jelang proses pernikahan dimulai.


Ning Ges yang seharusnya nyentana atau diambil oleh mempelai wanita ke Banjar Teges Yangloni Desa Peliatan, Ubud, memilih kabur ke rumah asalnya di Munti Gunung, Karangsem, pada hari pernikahannya Jumat (30/12).

Menurut informasi, pihak keluarga pengantin sempat dibuat bingung dengan kaburnya Ning Ges. Namun setelah diyakinkan, pada Sabtu malam (31/12) pukul 20.00 sebelum pergantian tahun baru, Ning Ges bisa pulang ke rumah pengantin wanita untuk melanjutkan prosesi pernikahan.

Kejadian itu saat keluarga wanita yang bertindak sebagai purusa (laki-laki) sudah bersiap melangsungkan upacara pernikahan berupa mesakapan.

Tiba-tiba Ning Ges malah kabur. Diduga, Ning Ges kurang sreg dengan pernikahan itu sehingga dia memilih kabur.

Orang tua dan si mempelai wanita terus berusaha membujuk Ning Ges untuk kembali. Setelah berulang kali dihubungi via telepon, akhirnya mempelai wanita mencari Ning Ges ke Karangasem.

Setelah didatangi dan dibujuk cukup lama, akhirnya Sabtu (31/12) malam pukul 20.00 menjelang pergantian tahun, Ning Ges berhasil dijemput.

Keduanya pun kini sudah bersama-sama di Banjar Yangloni untuk menjalani kehidupan rumah tangga.

Kelian Banjar Teges Yangloni, Desa Peliatan, I Kadek Astawa, membenarkan kejadian itu. Ia mengaku tidak mempermasalahkan kaburnya pengantin pria sesaat sebelum upacara.

“Prosesi bisa tetap dilakukan,” jelasnya seperti dilansir Radar Bali (grup pojokbandung), Senin (2/1/2016).

Yang menarik, saat pengantin pria kabur, upacara tetap dilanjutkan. Posisi pengantin pria digantikan oleh senjata tajam jenis keris yang merupakan simbol pejantan. “Sesuai adat dianggap sah,” tukasnya. (dra/mus/PS/pojokbandung)

 

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Pemkot Belum Bisa Akses TPS Legok Nangka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kota Bandung tengah menghadapi masalah dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Seperti diketahui TPS Sarimukti masih bisa menerima …

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …

KKI 2021 Dongkrak Pemulihan Ekonomi Jabar

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Bank Indonesia Jawa Barat dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama Dekranasda Jawa Barat serta stakeholder terkait …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Kol. Tek Videon Nugroho Yakinkan Sinovac Aman

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Didampingi oleh para Kepala Dinas, Komandan Wing Pendidikan Teknik Kolonel Tek Videon Nugroho, mengikuti Vaksinasi Covid-19 tahap …

Kodam Cendrawasih Siap Dukung PON XX Papua

POJOKBANDUNG.com, JAYAPURA – Dalam rangka meminta dukungan dari Kodam XVII/Cenderawasih, Ketua Umum KONI Jawa Barat, Ahmad Saefudin bersama rombongan melaksanakan …