Anggota KPK Gadungan Peras Bupati Subang Non Aktif Ojang Sohandi Rp 1,17 Miliar

Bupati non aktif Subang, Ojang Sohandi saat menjalani persidangan kasus suap penanganan perkara korupsi BPJS Kesehatan Kab. Subang, di Pengadilan Tipikor Kota Bandung, Jln. L.L.R.E. Martadinata, Kota Bandung, beberapa waktu lalu,

Bupati non aktif Subang, Ojang Sohandi saat menjalani persidangan kasus suap penanganan perkara korupsi BPJS Kesehatan Kab. Subang, di Pengadilan Tipikor Kota Bandung, Jln. L.L.R.E. Martadinata, Kota Bandung, beberapa waktu lalu,

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Polda Jawa Barat meringkus IR, yang mengaku-ngaku sebagai anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan pemerasan pemerasan terhadap Bupati Subang Nonaktif Ojang Sohandi yang terjerat kasus suap.


Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan di Mapolda Jabar, Jumat (30/12) menyebut,  pelaku telah memeras Ojang dengan nilainya mencapai sebesar Rp 1,175 Miliar, yang diberikan secara bertahap, yakni sebesar Rp 600 Juta dan Rp 575 Juta.

Pelaku, IR, ungkap Anton, menjanjikan dapat menyelesaikan persoalan yang menimpa korbannya. “Jadi, karena mengaku sebagai anggota KPK, yang bersangkutan menyatakan bisa menyelesaikan kasus yang sedang menimpa korban,” papar Anton.

Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat KPK, Ranu Mihardja, mengungkapkan, korban pernah memberikan uang kepada IR agar kasusnya tidak berjalan. Tapi, kenyataannya, penyelidikan kasus tetap berjalan hingga ke tingkat pengadilan.

“Bahkan, yang bersangkutan membawa-bawa nama Kepolisian dan kejaksaan,” imbuh Ranu.

Tak sampai disitu, beberapa korban lainnya pun menyerahkan uang secara bertahap kepada petugas KPK gadungan itu agar tak terseret dalam kasus Ojang.

Pelaku memperlihatkan kartu identitas KPK kepada orang-orang yang diperasnya. “Jadi modusnya, yang bersangkutan seolah-olah menyampaikan laporan yang dibuat ke KPK, dan telah diterima. Kemudian, hasil laporan itu dikembalikan kepada korban, dan berjanji bisa mengurus,” papar Ranu. (nda)

 

Loading...

loading...

Feeds