Wuiih… Gaji PNS 2017 Bisa Naik Dua Kali Lipat

POJOKBANDUNG.com,JAKARTA – Penghasilan para pejabat/pegawai di lingkungan pemkab hampir dipastikan naik tahun depan. Diperkirakan kenaikannya bisa dua kali lipat bila dibandingkan dengan yang sudah diperoleh saat ini.


Hanya, tim anggaran (timgar) masih belum menetapkan besaran resmi kenaikan pendapatan tambahan berbentuk tunjangan tersebut.

Hingga Rabu (23/11), timgar masih menghitung perincian besaran kenaikan pendapatan tambahan pejabat/pegawai pemkab.

”Sebab, ada sejumlah kriteria yang dijadikan dasar penentuan,” kata Yetty Sri Suparyati, sekretaris tim anggaran (timgar) Pemkab Gresik, Rabu (23/11).

Ada sejumlah kriteria yang menjadi acuan. Di antaranya, pangkat/golongan, eselon, serta tingkat risiko jabatan. ”Teknis penentuannya diserahkan kepada badan kepegawaian daerah (BKD),” lanjutnya.

Terkait pengajuan tambahan anggaran hingga Rp 97 miliar, Yetty menyebut angka tersebut masih sebatas usulan. ”Dengan begitu, ada kemungkinan berkurang,” katanya.

Pejabat yang juga kepala dinas pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset daerah (DPPKAD) itu menegaskan bahwa pemberian tambahan penghasilan itu adalah bagian dari perbaikan kinerja pejabat/pegawai pemkab.

Kebijakan pemberian penghasilan tambahan bagi PNS di pemkab sebenarnya sudah bergulir. Tahun ini, misalnya, mulai pejabat hingga level pegawai sudah memperolehnya.

Di antaranya, tunjangan tambahan hingga honor kinerja. Besarannya berbeda-beda. Level staf, misalnya, bisa mendapat tambahan penghasilan berkisar Rp 425 ribu hingga Rp 850 ribu per bulan (bergantung level golongan masing-masing).

Sedangkan untuk pejabat eselon, tambahan penghasilannya Rp 1,35 juta sampai Rp 5 juta (selengkapnya lihat grafis). Tambahan itu belum termasuk tunjangan kinerja berupa honor maupun uang lembur.

Pendapatan itu diberikan berdasar pelaksanaan kegiatan/program di instansi masing-masing.

Badan anggaran (banggar) mengestimasikan kenaikan tambahan pendapatan pejabat/pegawai pemkab bisa dua kali lipat daripada yang sudah didapat saat ini.

Sebab, usulan kenaikan anggaran tambahan pendapatan PNS yang diajukan pemkab mencapai 142 persen. Pada 2016 anggaran yang dialokasikan Rp 40 miliar. Tahun depan diusulkan naik jadi Rp 97 miliar.
”Jika tidak ada revisi, kenaikan tambahan penghasilan pejabat pegawai minimal dua kali lipat dibanding saat ini,” kata Mujid Riduan, anggota banggar.

Politikus PDIP itu mengatakan, sebenarnya banggar tidak mempersoalkan bertambahnya pendapatan PNS. Hanya, pihaknya berharap perhitungannya disesuaikan dengan kondisi yang terjadi saat ini.

”Apalagi, saat ini kondisi keuangan sedang krisis,” katanya. Gara-gara itu pula, banggar memutuskan menunda persetujuan kenaikan tersebut.

”Kami minta pemkab membuat rincian besaran tambahan pendapatan PNS dulu. Baru nanti kita bahas lagi,” imbuh M. Syafi’A.M., anggota banggar lain. (ris/c10/ai/sep/JPG)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …